Jumat, Juni 19, 2026
spot_img

Bawa Replika Alat Hukuman Pancung, Massa Aksi BEM SI Kepung DPRD Jawa Barat

BANDUNG – Dengan membawa replika alat hukuman pancung, ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (17/6/2026) sore.

Aksi tersebut menjadi salah satu demonstrasi terbesar mahasiswa di Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir. Massa dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan untuk menyuarakan kritik terhadap kondisi bangsa yang dinilai sedang menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari ekonomi hingga demokrasi.

Berita Lainnya  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komnas PPLH Sampaikan 'Surat Cinta' kepada Bupati Karawang

Unjuk rasa diawali dengan long march dari kawasan Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat menuju Gedung DPRD Jabar. Sepanjang perjalanan, mahasiswa membawa bendera organisasi, poster tuntutan, spanduk kritik, hingga berbagai atribut aksi yang menyita perhatian warga.

Salah satu yang paling mencolok adalah hadirnya replika alat hukuman pancung yang dibawa peserta aksi. Properti tersebut menjadi simbol sindiran terhadap kondisi yang mereka nilai sebagai bentuk matinya keadilan dan semakin menyempitnya ruang demokrasi.

Berita Lainnya  Desak 'THM Sarang Maksiat' Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

Replika itu ditempatkan di tengah massa aksi. Selain alat tiruan pancung, mahasiswa juga membawa berbagai poster bernada kritik terhadap pemimpin bangsa dan kebijakan pemerintah.

Setibanya di depan Gedung DPRD Jabar, massa langsung memadati ruas Jalan Diponegoro dan bergantian menyampaikan orasi. Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti berbagai isu nasional yang dianggap berdampak langsung terhadap masyarakat.

Mereka menilai pemerintah perlu lebih serius merespons persoalan ekonomi, kenaikan biaya hidup, serta berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Berita Lainnya  Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

Aksi juga diwarnai teatrikal dan simbol-simbol protes yang menggambarkan keresahan mahasiswa terhadap arah perjalanan bangsa. Berbagai tulisan dalam poster yang dibawa massa berisi kritik tajam terhadap penyelenggara negara.

Sementara itu, aparat gabungan telah bersiaga di sekitar Gedung DPRD Jabar. Petugas membentuk barikade pengamanan di sejumlah titik untuk memastikan aksi berlangsung kondusif.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Komisi XIII DPR Semprot Pigai karena Mendadak Usulkan Tambahan Anggaran di Tengah Rapat

JAKARTA - Komisi XIII DPR menegur Menteri HAM Natalius Pigai karena mengusulkan tambahan anggaran secara mendadak di tengah rapat Komisi XIII DPR, Kompleks Parlemen,...

Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Mulai Disidang, JPU Sebut Kerugian Negara Capai Rp 21,7 Miliar

BANDUNG - Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bandung mulai menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Dua Aksi Unjuk Rasa Berbeda di Jakarta, Mahasiswa Kritik Prabowo-Gibran, Massa Orang Tua Dukung MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Dua aksi unjuk rasa beda aspirasi digelar di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026). Aksi pertama digelar Aliansi Masyarakat Jakarta Timur,...

Firdaus Oiwobo Laporkan Tiyo Ardianto ke Polres Metro Tangerang Selatan

JAKARTA - Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM Tiyo Ardianto dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Selatan. Dia dipolisikan oleh pengacara Firdaus Oiwobo. "Membenarkan adanya...

Hukum

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan