Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

PURWAKARTA – Kasus kematian Yogi Saleh, seorang pejabat Pemkab Purwakarta – Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik terkait pertanyaan apakah Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah BKAD ini meninggal bunuh diri atau dibunuh karena alasan tindak pidana.

Meski almarhum ditemukan tewas di rumahnya dalam kondisi bersimbah darah, tetapi munculnya dugaan sementara jika almarhum tewas bunuh diri, karena polisi tidak menemukan tanda-tanda aksi perampokan di TKP.

Yaitu dimana barang berharga milik korban seperti dompet, uang tunai, telepon genggam, dan identitas masih berada di tempatnya.

Hingga sampai saat ini, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan secara pasti penyebab kematian Yogi Saleh. Penyidik masih membuka dua kemungkinan, yakni antara dugaan bunuh diri atau tindak pidana.

Berita Lainnya  Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

“Ini masih dugaan sementara berdasarkan temuan di lapangan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau tindak pidana,” ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara.

Diketahui, Yogi Saleh ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah di rumahnya di Jalan Patinggi III, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu (14/6/2026) malam.

Korban terakhir kali berada di rumah seorang diri. Pada saat kejadian, istri korban bersama anak dan mertuanya sedang menghadiri acara wisuda di Hotel Harper Purwakarta sekitar pukul 16.00 WIB.

Berita Lainnya  Kejagung Tetapkan Nurman Herin sebagai Tersangka Kedua Kasus TPPU

Sekitar pukul 19.30 WIB, keluarga kembali ke rumah dan mendapati kondisi rumah dalam keadaan terkunci dengan seluruh lampu padam.

Karena tidak mendapat respons dari korban, istri korban kemudian masuk melalui jendela yang dicongkel. Saat masuk ke dalam rumah, keluarga menemukan ceceran darah di depan pintu kamar.

Setelah pintu kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan bersimbah darah.

Pihak keluarga korban menyampaikan keraguan terhadap penyebab kematian yang masih belum jelas. Mereka meminta agar kepolisian mengusut kasus ini secara transparan dan menyeluruh.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti di dalam kamar korban. Barang-barang tersebut saat ini sedang dianalisis untuk mengetahui keterkaitannya dengan peristiwa kematian.

Berita Lainnya  Penceramah Kondang di Karawang Gus Haris Ikut Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Beberapa barang yang ditemukan di lokasi antara lain sebuah tangga, dua potong kabel yang sudah terputus, satu ikat pinggang, hingga sebilah pisau dapur berwarna kuning dengan panjang sekitar 10–15 sentimeter.

Polisi menegaskan bahwa seluruh barang tersebut masih dalam pendalaman untuk mengetahui apakah memiliki hubungan langsung dengan peristiwa kematian korban.(Dari berbagai sumber***)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan