Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Dugaan Sementara, Polisi Sebut Kebakaran di Pabrik BYD karena Puntung Rokok

SUBANG – Polda Jawa Barat kini tengah mendalami penyebab pasti terjadinya kebakaran yang melanda kawasan pabrik BYD di Desa Sawangan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.

Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.20 WIB, dan sempat memicu kepanikan warga sekitar karena munculnya asap hitam tebal yang membubung tinggi ke langit.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa tim penyidik masih berfokus melakukan penelusuran di lokasi kejadian guna memastikan asal mula titik api.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan yang diperoleh di lapangan, dugaan sementara mengarah pada kelalaian berupa puntung rokok yang tidak dipadamkan dengan baik.

Berita Lainnya  Memilukan! Seorang Ibu Meninggal di Atas Sepeda Motor Saat Antarkan Anaknya Berobat

“Penyebab pastinya masih kami selidiki lebih lanjut. Namun berdasarkan data awal yang ada, diduga kuat api bermula dari puntung rokok. Saat ini kami juga sedang meminta keterangan kepada dua orang saksi untuk melengkapi berkas penyelidikan,” ujar Kombes Hendra saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Kendati pemandangan asap tebal sempat membuat banyak pihak mengira kebakaran berlangsung hebat dan melahap bangunan utama, pihak kepolisian memastikan bahwa kerugian yang terjadi bersifat materiil saja dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Berdasarkan pengecekan di lokasi setelah api berhasil diredam oleh tim pemadam kebakaran, diketahui bahwa material yang terbakar sebagian besar adalah tumpukan kertas atau bahan kertas, bukan struktur bangunan pabrik.

Berita Lainnya  Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

“Karena kepulan asapnya sangat tebal, banyak yang mengira kebakaran itu sangat besar dan melahap bangunan. Namun setelah diperiksa, ternyata yang terbakar adalah tumpukan material kertas. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil,” jelas Kombes Hendra.

Kebakaran ini sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, salah satunya di akun Instagram @ckpinfo.

Dalam rekaman tersebut terlihat jelas gumpalan asap hitam yang mengepul dan sejumlah pekerja yang berhamburan keluar dari lokasi proyek untuk menyelamatkan diri saat kejadian berlangsung.

Berita Lainnya  Diduga Keracunan MBG, Ratusan Siswa TK hingga SD di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit

Pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti dan keterangan guna memastikan kronologi lengkap serta penyebab utama kebakaran.

Polda Jabar juga mengimbau seluruh pihak, terutama di kawasan industri dan proyek pembangunan, untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, serta mematuhi aturan keselamatan kerja dan pencegahan kebakaran guna menghindari insiden serupa terulang.***

Sumber : TribrataNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan