KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi untuk ‘Gerobak Nyari’, yaitu sebuah usaha UMKM yang baru saja di-launching Nyai Hj. Ida Zamakhsyari atau istri dari mantan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy).
Terlebih sebelumnya diberitakan, ‘Gerobak Nyai’ ini disebut dapat mendukung program Pemkab Karawang dalam mengentaskan persoalan pengangguran. Yaitu dimana warga Karawang khususnya para pencaker didorong untuk tidak ketergantungan kepada dunia industri di dalam mencari pekerjaan.
Diketahui, untuk tahap pertama sebanyak 25 ‘Gerobak Nyai’ telah diluncurkan. Perdana, gerobak UMKM ini akan menyasar anak muda, ustaz, para guru ngaji atau guru madrasah yang ingin memiliki penghasilan usaha tambahan.
Dengan pembagian keuntungan 60% untuk owner dan 40% untuk penjual (pelaku UMKM), gerobak dengan semua perlengkapan dan jenis dagangannya diberikan secara cuma-cuma. Artinya, di penjual tinggal memiliki niatan dan keseriusan untuk berdagang.
Sementara keuntungan akan berbalik menjadi 30% untuk owner dan 70% untuk si penjual, ketika ingin berjualan barang dagangan lain dengan modal sendiri.
“Selamat buat Neng Nyai, dimana hari ini sukses menjalankan usaha gerobaknya. Semoga senantiasa bisa memberikan kemanfaatan bagi para pelaku UMKM, wabil’khususnya di Kabupaten Karawang,” tutur Bupati Aep, dalam postingan video di instagram @ahmadzamakhsari.
‘Gerobak Nyai’ untuk Bangkitkan Gairah Ekonomi Kerakyatan
Sebelumnya diberitakan, dalam rangka merubah paradigma masyarakat, khususnya kalangan anak muda agar tidak ketergantungan terhadap dunia industri dalam mencari mata pencaharian ekonomi, mantan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) akan membagikan gerobak UMKM atau yang ia sebut sebagai ‘Gerobak Nyai’.
Disampaikan Kang Jimmy, pembagian ‘Gerobak Nyai’ ini tidak akan diberikan secara cuma-cuma. Melainkan akan diterapkan konsep kerjasama saling menguntungkan antara ia sebagai owner dan anak muda atau guru ngaji sebagai pelaku usaha (penjual).
Sebagai owner, kata Kang Jimmy, ia dan istrinya Nyai Hj. Ida Zamakhsyari akan menyediakan gerobak berikut isi jualannya seperti aneka jenis sembako, kopi, es, rokok, obat-obatan, mie instan, makanan ringan, minuman mineral dan lain sebagainya. Dan ‘Gerobak Nyai’ juga akan dilengkapi dengan kompor dan gas, alat masak, termos es, kursi, meja, serta peralatan dan perlengkapan berjualan lainnya.
Untuk tahap pertama, sebanyak 25 ‘Gerobak Nyai’ akan dibagikan kepada anak muda dan ustaz atau guru ngaji yang memiliki keinginan adanya penghasilan tambahan untuk berjualan di tempatnya masing-masing. Yaitu dengan konsep keuntungan 60% baginya sebagai owner dan 40% bagi si penjual atau pelaku UMKM.
“Insha Allah ini program konkret yang akan membangkitkan gairah ekonomi kerakyatan, supaya anak-anak muda kita tidak selalu ketergantungan ke industri terus,” tutur Kang Jimmy, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com, pada Minggu (17/5/2026).***










