Senin, Juni 29, 2026
spot_img

Mulai April 2026, ASN Kota Bekasi WFH Setiap Hari Rabu

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah berani dalam menekan konsumsi energi di lingkungan pemerintahan. Mulai awal April 2026, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Patriot bakal menerapkan sistem Work From Home (WFH) setiap hari Rabu.

Kebijakan ini bukan sekadar soal fleksibilitas kerja, melainkan strategi konkret untuk melakukan efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan energi listrik secara besar-besaran.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan bahwa keputusan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat mengenai penghematan energi nasional yang telah dievaluasi sesuai kondisi daerah.

Berita Lainnya  Jelang Ground Breaking PSEL, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Bekasi akan Berangkat ke Cina

“Sementara kita akan minggu depan setiap Rabu kita tetapkan sebagai WFH. Jadi kita akan coba menurunkan (mobilitas) hingga 50 persen,” ujar Tri Adhianto, Sabtu (28/3/2026).

Dalam pelaksanaannya, sekitar 50 persen ASN terutama di sektor administrasi akan bekerja dari rumah. Langkah ini diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi dan dinas, yang secara otomatis mengurangi konsumsi BBM harian.

Tak hanya di jalan raya, penghematan juga dilakukan di dalam gedung perkantoran. Dengan berkurangnya jumlah pegawai yang hadir fisik, penggunaan lampu dan pendingin ruangan (AC) bisa diminimalisir.

Berita Lainnya  Bupati Subang Takziah dan Beri Santunan kepada Korban Tewas Kru Kesenian yang Tersengat Listrik

Menariknya, Tri Adhianto juga menginstruksikan penataan ulang ruang kerja. Untuk menghemat listrik, para pejabat tidak lagi diperbolehkan menempati ruangan terpisah-pisah.

“Contoh ruangan para kepala bidang, itu nanti harus berkumpul jadi satu dengan kepala dinasnya. Jadi tidak di ruangan masing-masing, untuk mengurangi penggunaan AC, lampu, dan lain sebagainya,” jelas Tri.

Meski sebagian ASN bekerja dari rumah, Pemkot Bekasi menjamin pelayanan publik tidak akan kendor. Sektor esensial seperti Rumah Sakit & Layanan Kesehatan, Pengaturan Lalu Lintas (Dishub), Satpol PP dan Petugas Kebersihan.

Berita Lainnya  Plt Bupati Bekasi Minta Masyarakat Dukung Pembangunan

Sektor-sektor di atas tetap beroperasi normal 100 persen di lapangan. Sementara untuk layanan administrasi, Pemkot Bekasi bakal mengoptimalkan sistem digital dan surat-menyurat daring agar birokrasi tetap berjalan taktis.

Kebijakan ini diharapkan menjadi tonggak perubahan pola kerja ASN yang lebih adaptif, efisien, dan ramah lingkungan di masa depan.***

Sumber : gobekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Budiman Sudjatmiko : Prabowo Sedang Menjalankan Misi Kenabian

JAKARTA - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menilai semestinya Presiden Prabowo Subianto mendapatkan dukungan dari mahasiswa. Dia mengaku akan mendukung Presiden...

Dugaan Penculikan oleh Oknum Aparat, Kuasa Hukum Karang Taruna Minta Perlindungan LPSK dan Komnas HAM

PERADI Minta Penyidik Periksa Manajemen PT. Dean Shoes KARAWANG - Terkait kasus dugaan penculikan, penyekapan, dan penganiayaan terhadap Hendro alias Kodok, pengurus Karang Taruna Desa...

‘Anunya’ Sudah Tidak Lagi Berfungsi, Mana Mungkin Lecehkan Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi : “Demi Allah Rasulullah, Saya Sama Sekali Tidak Melakukan…”

KOTA BEKASI - Terkait dugaan pelecehan terhadap 4 anggota perempuannya yang berstatus PPPK, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujana, akhirnya angkat bicara, setelah...

Perairan Tarumjaya – Bekasi Diduga Tercemar Limbah Industri, Nelayan Sampai Menjerit Minta Bantuan Prabowo dan Dedi Mulyadi

BEKASI - Kondisi airnya yang berubah menjadi lebih hitam dan berbau, laut di perairan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga tercemar limbah industri. Akibatnya, para...

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan