Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Minta Maaf karena Kepemimpinannya Masih Banyak Kekurangan

KARAWANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (21/3/2026).

Dalam sambutannya, Dedi mengakui masih ada kekurangan dalam setahun memimpin Jawa Barat. Terlebih dalam mengelola anggaran belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan warga Jawa Barat.

“Di bidang infrastruktur, saya memahami bahwa kemampuan pemerintah dalam pengalokasian keuangan belum bisa memuaskan seluruh keluarga Jawa Barat. Sampai pelosok pedesaan, masih didapatkan jalan-jalan yang berlubang dan bergelombang. Masih didapatkan jaringan irigasi yang belum terbangun dengan baik. Masih ada rumah-rumah reyot yang bocor ketika hujan tiba,” katanya.

Berita Lainnya  Menteri HAM Luruskan Pernyataan Presiden Prabowo Soal 'Londo Ireng'

Ia juga menyinggung masalah pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, masih ada anak-anak yang belum tertampung di sekolah, serta warga yang kesulitan berobat karena persoalan BPJS.

“Masyarakat yang mengalami kesulitan berobat karena BPJS-nya tidak terbayar atau tidak masuk dalam data penerima BPJS yang dibayar, disubsidi oleh pemerintah,” ucap Dedi.

Dedi menilai kondisi tersebut seharusnya tidak terjadi jika anggaran dikelola dengan baik dan berpihak pada rakyat.

“Seluruh rangkaian itu semestinya tidak terjadi. Manakala kita secara sungguh-sungguh mengelola kemampuan keuangan pemerintah, baik pusat maupun daerah, mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan apapun,” tambahnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Pimpin Langsung Penertiban Bangli di Kawasan Gerbang Tol Karawang Timur

Ia memastikan pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan.

Dalam kesempatan itu, mantan Bupati Purwakarta itu mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momen untuk memperbaiki diri setelah menjalani puasa Ramadhan.

“Kita memahami hidup adalah sebagai sebuah peristiwa yang memiliki dua momentum. Momentum pertama adalah kita bersama-sama sebagai pribadi melakukan evaluasi, pembersihan diri,” pungkasnya.***

Sumber : Kompas.com

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

‘Drag Race Maut’, 6 Penonton Meninggal, 11 Lainnya Luka-luka

SULAWESI - Sebanyak enam orang meninggal dunia dan 11 korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, dalam insiden 'Drag Race Maut' pada ajang...

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan