KARAWANG – Atas konsistensinya dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya mengalokasikan anggaran BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Aep – Maslani diganjar penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards.
Penghargaan ini sendiri diterima langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh yang mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang, bertempat di Ballroom JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Lewat penghargaan ini, Pemkab Karawang menunjukan komitmennya dalam mendukung jaminan sosial masyarakat melalui alokasi anggaran BPJS Kesehatan, 98% dari total jumlah penduduk.
Tingkat keaktifan dalam melunasi iuran jaminan kesehatan bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebesar 85% juga menjadi alasan pemberian penghargaan ini.
“Pada tahun 2025, Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 286 miliar untuk membayar iuran BPJS bagi masyarakat kurang mampu. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus meringankan beban masyarakat,” tutur Bupati Aep.

Pemkab Susun Program Pembagian Seragam Sekolah dan LKS Gratis
Sisi lain, beberapa waktu lalu kepada Redaksi Opiniplus.com, Bupati Aep pernah mengungkapkan, jika Pemkab Karawang sedang menyusun program pembagian seragam sekolah dan LKS gratis yang alokasi anggarannya bersumber dari UHC. Yaitu dimana program ini akan diprioritaskan bagi siswa kurang mampu.
Diinformasikan Bupati Aep, program ini sedang dikaji di internal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin langsung Sekda Karawang. Pasalnya, Bupati Aep mengungkapkan jika anggaran UHC Karawang cukup besar, yaitu mencapai Rp 290 miliar.
Namun sampai berita ini diterbitkan, belum ada jawaban konfirmasi resmi dari Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, terkait sampai sejauh mana program pembagian seragam sekolah dan LKS gratis ini dibahas.
Pasalnya, bisa saja program ini dialokasikan dari anggaran pendidikan langsung. Karena melihat anggaran program pendidikan Karawang yang cukup besar, karena dianggap mampu mengalokasikan anggaran program beasiswa ‘Karawang Cerdas’ sampai 11.775 orang di tahun 2025-2026.***





