Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Ditelepon Dedi Mulyadi, Plt Bupati Bekasi Langsung Tutup TPS Liar di Kebalen

BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja melakukan kunjungan ke Tempat Penampungan Sampah (TPS) liar di Kebalen, Kecamatan Babelan, Minggu (28/12/2025).

Dalam kunjungannya, Asep langsung menginstruksikan jajarannya untuk menutup operasi TPS tersebut.

“Jadi tadi langsung kami tutup hari ini dan tadi saya sudah ingatkan ke Kapolsek hari ini benar-benar di grup dan tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah,” kata Asep, Minggu (28/12/2025).

Asep menjelaskan untuk tahapan selanjutnya, pihaknya akan berkomunikasi dengan jajaran Kecamatan Babelan dan Dinas relevan untuk mengatasi hal serupa terulang.

“Ke depannya bagaimana caranya orang buang sampah ke tempat yang memang sudah kami sediakan dan nanti saya akan bicara dengan pak camat terkait hal itu,” jelasnya.

Terkait pemberian sanksi, Asep menuturkan pihaknya belum dapat memastikan, mengingat jajarannya akan terlebih dahulu melakukan pembahasan mendalam.

Berita Lainnya  Hotman Paris Mundur, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mangkir dari Panggilan Kejagung

“Ya dan izin saya juga baru melihat hari ini dan besok rapat dan mungkin nanti itu (Sanksi) akan kami bicarakan,” tuturnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Asep sempat dihubungi melalui ponsel oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk merespons keluhan warga Kebalen perihal dugaan TPS liar.

Keluhan warga itu juga diunggah berupa video oleh KDM di akun pribadi Sosial Media (Sosmed) instagram nya pada Minggu (28/12/2025).

“Karena keluhan sampah itu adalah kewenangan wajib PLT Bupati atau Bupati, dan Kepala Daerah setempat,” ucap KDM dalam unggahan video.

Pengelola Minta Plt Bupati Cari Solusi

Penutupan operasi Tempat Penampungan Sampah (TPS) liar di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi oleh Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menuai respons dari pengelola.

Pengurus TPS menyebut pihaknya telah membantu mengolah sampah warga dengan sistem pemusnahan menggunakan insinerator.

Berita Lainnya  Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang - Bogor Diduga Keracunan MBG

Pengurus Kelompok Masyarakat Pemilah Sampah (KMPS), Kelurahan Kebalen, Sarifudin, merespon dengan meminta Asep dan jajaran mempertimbangkan kembali putusan tersebut.

Sebab upaya yang dilakukan pihaknya dinilainya membantu dalam mengolah sampah karena mampu dimusnahkan.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi perlu mencari segera solusi pengolahan sampah jika mengalami situasi tidak terangkut UPTD ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

“Ya saya sih cuma menyampaikan aja ya agar sampah yang tidak diangkut sama UPTD solusinya gimana. Ya sedangkan saya sudah menyiapkan tempat ya menggunakan insinerator pemusnah sampah tanpa asap,” kata Sarifudin di lokasi, Minggu (28/12/2025).

Sarifudin berharap Pemkab Bekasi dapat membantu pihaknya kedepan untuk segi kepengurusan pengolahan sampah.

Sehingga pengolahan sampah di Kebalen dapat terap berlangsung namun telah memenuhi prosedur atau aturan berlaku.

Berita Lainnya  Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

“Tinggal kami perizinannya akan kami tempuh gitu. Tadi juga kata Pak Plt Bupati perizinannya harus ditempuh. Jadi ke depan mau menempuh perizinan itu ya agar bisa dikelola sampah-sampahnya,” jelasnya.

Sebagai informasi, Sarifudin memaparkan kalau ia setuju pengelolaan sampah di tempatnya dapat terus beroperasi.

Menurutnya, hal itu dapat membantu mengolah sampah terkhusus yang berasal dari kawasan rumah tangga, Kelurahan Kebalen.

Terlebih menurutnya dapat juga membantu ketika UPTD tidak melakukan pengangkutan sampah di kawasan Kelurahan Kebalen.

“Sampah yang kami olah dari warga lokal, khususnya sampah warga lokal yang tidak diangkut sama UPTD 1, jadi sampah orang kampung, bisa kami angkut musnahkan di sini,” paparnya.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan