Kamis, Agustus 20, 2026
spot_img

Waspada! Cybercrime Sasar Siswa Sekolah, Modus Edit Foto/Video Jadi Konten Pornografi

Cybercrime atau kejahatan siber kembali menimpa siswa SMP di Kabupaten Karawang. Atas persoalan ini, tentu saja setiap orangtua harus terus memantau penggunaan gadget anaknya, agar tidak menjadi korban cybercrime.

Korban Bunga (nama samaran), salah satu siswi SMP di Karawang telah menjadi korbannya.

Awalnya, Bunga berkenalan dengan seseorang di media sosial. Setelah bertukar nomor telpon, Bunga pun tak segan memberitahukan akun-akun media sosialnya kepada pelaku.

Seminggu berkenalan melalui chatting WhatsApp, tiba-tiba Bunga menerima kiriman foto dan video pornografi dirinya (muka Bunga) dari pelaku.

Berita Lainnya  Mulasara Lembur, Ngahudangkeun Jati Diri Sunda, Sangkan Lembur Resik, Bebas Tina Runtah

Dugaan kuat, konten pornografi tersebut merupakan foto dan video editan pelaku yang mengambil foto dan video dari akun media sosial korban.

Sambil isak tangis, Bunga menceritakan kronologis kejadianya kepada orangtua. Bunga menyebut jika konten pornografi bermuka dirinya tersebut merupakan wajah dokumentasi foto di akun media sosialnya yang diedit pelaku.

Tak ayal, pelaku ditransfer yang sejumlah Rp 500 ribu. Jika tidak, pelaku mengancam akan menyebarkan konten pornografinya di media sosial.

Berita Lainnya  Meluruskan Narasi Sejarah, Karawang Adalah Pusat Peradaban Bukan Sekadar Rintasan Kerajaan Mataram

Pelaku terus meror korban melalui pesan WhatsApp dan telpon, agar segera ditransferkan sejumlah uang yang diminta pelaku.

Kondisi ini tentu saja membuat korban menjadi stres. Ya bagaimana tidak, bocah seusia SMP mana tahu modus-modus cybercrime. Terlebih pelaku mengancam akan mendatangi sekolah korban.

Beruntung masih ada keluarga korban yang memahami modus-modus cybercrime. Hingga akhirnya korban berhasil ditenangkan dan disuruh mengganti nomor handphone, serta untuk tidak sembarangan berkenalan dengan orang di media sosial.

Berita Lainnya  Bukan Pengupas Bawang, Tetapi Penjahit

Semoga pengalaman korban ini menjadi pembelajaran untuk kita semua. Khususnya para orangtua yang harus memberikan bimbingan kepada anak-anaknya yang masih dibawah umur, tetapi sudah diberikan kewenangan memegang gadget.

Sekali lagi, berhati-hatilah bergaul di media sosial. Karena bisa saja suatu saat kejadian ini menimpa diri anda atau anak anda. Tetap waspada!.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Praperadilan Febrie Ardiansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Kembalikan Barang Sitaan

JAKARTA - Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah melalui kuasa hukumnya, Muhammad Farizi, meminta Hakim Tunggal Richard Edwin mengabulkan seluruh permohonan praperadilan yang diajukannya. Dalam permohonan yang...

Karnaval Agustusan di Cicalengka Berujung Ricuh dan Adu Jotos

BANDUNG - Karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Jalan Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Senin (17/8/2026) berujung ricuh akibat sekelompok orang yang diduga mabuk...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan