Minggu, Oktober 11, 2026
Google search engine

Warga Minta KDM dan Bupati Subang Tinjau Langsung ‘Jalan Kubangan Kerbau’ di Pinangsari-Ciasem

SUBANG – Warga Dusun Wanasari, Desa Pinangsari, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, mengeluhkan kondisi Jalan Usaha Tani di tempat mereka yang rusak parah.

Kondisi jalan sepanjang 2,5 kilometer ini sudah rusak parah bertahun-tahun. Jika musim hujan tiba seperti sekarang ini, kondisinya seperti kubangan kerbau.

Padahal jalan yang membelah persawahan di dusun tersebut sangat vital bagi lalu lintas manusia dan barang.

Jalan ini menjadi satu-satunya akses bagi para murid dan siswa untuk pergi dan pulang ke sekolah.

Begitu pun bagi para petani, jalan ini menjadi sangat vital  karena menjadi urat nadi perekonomian mereka.

Berita Lainnya  Dugaan Gratifikasi Tumpang Tindih Lahan Hutan dengan Kawasan Industri, Pengamat : "APH Jangan Tutup Mata"

Tak hanya itu para pedagang juga ketiban sial dengan kondisi jalan yang butut tersebut.

“Anak sekolah pasti melewati jalan ini. Para petani juga begitu, untuk menanam bibit padi maupun memanen padi lalu lintasnya lewat jalan ini. Para pedagang juga demikian. Jadi jalan ini menjadi urat nadi perekonomian warga di sini,” kata Ujes Raharja, wara setempat, Kamis (30/10/2025).

Ujes mengatakan, Jalan Usaha Tani statusnya termasuk jalan desa. Namun pihak desa setempat seolah tak peduli dengan kondisi jalan yang merepotkan warganya itu.

Berita Lainnya  Dugaan Pengeroyokan Kader HMI Karawang, Ketum : "Itu Tindak Pidana"

“Padahal dana desa miliaran rupiah per tahun tapi jalan ini bertahun-tahun gak pernah diperbaiki,” kata Ujes.

Ujes berharap Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Bupati Subang Reynaldi Putra bisa datang ke desanya untuk melihat kondisi infrastruktur jalan yang amburadul.

“Kami berharap Pak Gubernur dan Pak Bupati membantu memperbaiki jalan ini, minimal dicor biar tahan lama. Pak Gubernur dan Pak Bupati juga bisa menegur Kepala Desa Pinangsari karena tidak amanah menjalankan pemerintahannya, masak jalan butut dibiarkan rusak bertahun-tahun,” kata Ujes.

Berita Lainnya  SETAKAR Bersiap Demo KIIC, Desak Bongkar Pabrik yang Gunakan Lahan Hutan

Menurut Ujes, yang paling menderita dengan kondisi jalan seperti ini adalah ibu hamil dan para petani.

“Ibu hamil mau bersalin susah kalau jalannya butut begini. Begitu pun petani menangis karena gabah hasil panennya harus menginap berhari-hari karena mobil gak mau masuk ke kampung kami,” kata Ujes.***

Sumber : TribunNews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Saat kebakaran terjadi, ada aksi heroik seorang wanita yang...

Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

BANDUNG - Eks lokalisasi prostitusi di Kota Bandung, Saritem digerebek jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, karena diduga menjadi markas peredaran narkoba. Dalam penggerebekan itu...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan