Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Warga Geger Mayat Penuh Luka Sajam di Bekas Kandang Ayam

PURWAKARTA – Warga Dusun III, Desa Kiarapedes, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, geger oleh penemuan mayat laki-laki di depan sebuah bekas kandang ayam. Saat ditemukan pada Sabtu (10/1/2026) malam, korban menderita luka parah akibat senjata tajam (sajam) di bagian kepala dan wajah.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun mengatakan, pihaknya menerima laporan warga terkait adanya mayat yang tertutup terpal. Polisi segera menuju lokasi dan menemukan korban sudah tewas bersimbah darah.

“Awalnya warga mendengar teriakan minta tolong. Karena ini daerah pegunungan, warga mengecek bersama dan ternyata ditemukan mayat. Warga langsung lapor polisi. Hasil olah TKP sementara menunjukkan luka di wajah, kepala, pelipis, serta luka lebam dan luka senjata tajam. Diduga korban meninggal karena kehabisan darah,” ujar Uyun, Minggu (11/1/2026).

Berita Lainnya  Pencuri ini Nekad Jebol Genteng Rumah, Setelah Akhirnya Babak Belur Dapat 'Salam Olahraga' dari Warga

Polisi menemukan sekitar sepuluh titik di sekitar lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan aksi kekerasan tersebut. Namun, hingga kini motif dan jumlah pelaku masih dalam penyelidikan.

“Identitas terduga pelaku dan motif masih kami dalami. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” tegas Uyun.

Uyun memastikan korban bukan warga setempat, melainkan warga Kecamatan Cibatu, Purwakarta.

Sementara itu, Agus, warga sekitar TKP, menyebutkan jasad korban ditemukan tergeletak tertutup terpal di depan bangunan bekas kandang ayam. Lokasi penemuan berada di ujung kampung dan cukup jauh dari permukiman warga.

Peristiwa ini terungkap saat warga mendengar keributan dan teriakan minta tolong ketika aliran listrik padam sekitar pukul 18.00 WIB. Warga kemudian melapor ke aparat setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

“Waktu itu katanya ada ribut-ribut saat listrik mati. Terus ada kabar pembunuhan, langsung dilaporkan ke Linmas dan Polsek,” ujar Agus.

Berita Lainnya  Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Subang, Polisi Amankan Perempuan Inisial J, Ayah Biologis Masih Diburu

Agus menambahkan, sebagian besar warga tidak sempat melihat kondisi korban secara langsung karena polisi segera mengamankan lokasi.

“Bukan warga sini. Lokasinya memang di pinggir, di ujung kampung, depan bekas kandang ayam,” katanya.

Pihak keluarga korban pun langsung mendatangi RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk memastikan identitas dan kondisinya. Pantauan detikJabar keluarga korban yang di dampingi kepala desanya menunggu di sekitar Ruang IGD, mereka menunggu untuk melakukan pemeriksaan polisi.

Menurut Kakak Ipar Korban, Ujang Rukenda, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing dan berangkat dari rumahnya di Kecamatan Cibatu sekitar pukul 11.00 WIB. Namun keluarga terkejut setelah mendapat kabar korban ditemukan meninggal dunia di wilayah Kiarapedes.

Berita Lainnya  Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

“Berangkatnya siang, katanya mau mancing. Keluarga enggak menyangka sama sekali, tiba-tiba dapat kabar sudah meninggal,” ujar Ujang saat ditemui detikJabar di RSUD Bayu Asih, Minggu (11/1/2026).

Ujang menyebutkan, ia tidak mengetahui secara pasti kenapa adik iparnya menjadi korban pembunuhan, namun pernah mendengar kabar jika ia memiliki persoalan utang piutang.

“Enggak tau ada masalah apa atau kejadian apa. Saya perna denger ada permasalahan dengan teman mancingnya,” katanya.

Hingga kini, polisi terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Kiarapedes tersebut.***

Sumber : Detik.com

Baca artikel detikjabar, “Mayat Pria Bersimbah Darah Gegerkan Warga Kiarapedes Purwakarta” selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-8301531/mayat-pria-bersimbah-darah-gegerkan-warga-kiarapedes-purwakarta?page=2.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

BEKASI - Ketua Serikat Pekerja di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, berinisial Mrn, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas...

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan