Minggu, Mei 31, 2026
spot_img

Terduga Pelaku Pembunuhan Terapis SPA di Kota Bekasi Ditangkap

KOTA BEKASI – Upaya pengejaran aparat kepolisian terhadap terduga pelaku pembunuhan seorang terapis SPA berinisial SM (23) berakhir di Kabupaten Lebak, Banten.

Pada Minggu malam (11/1/2026), polisi menangkap Ahmad Riansa, pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan yang menggegerkan warga Kayuringin Jaya, Kota Bekasi.

Informasi penangkapan disampaikan Kasubdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa F. Marasabessy.

Menurutnya, Ahmad ditangkap di wilayah Kampung Sanding, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Lebak. “Dilakukan penangkapan terhadap Ahmad Riansa,” kata Ressa dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

Hingga kini, kepolisian belum mengungkap motif pelaku maupun kronologi lengkap proses penangkapan. Meski begitu, penangkapan ini mengakhiri hampir sepekan pencarian pelaku setelah jenazah korban ditemukan pada 7 Januari.

Berita Lainnya  Pria di Bekasi Tusuk Keponakan yang Masih Balita hingga Tewas, Cuma Gegara Kesal Diganggu Saat Main Gim

Ditemukan dalam Kamar Kos

Kasus ini mencuat ketika SM ditemukan meninggal dunia di kamar indekos Al-Ash, Jalan Letnan Arsyad Raya Nomor 3, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Penemuan jasad SM terjadi pada Rabu malam, sekitar pukul 20.26 WIB.

Awalnya, seorang pria berinisial AS yang mengaku keluarga korban datang ke lokasi atas permintaan ibu kandung SM. Sejak siang, SM tidak dapat dihubungi. Pintu kamar kos diketuk berkali-kali namun tak mendapat respons. AS kemudian meminta bantuan pengurus kos berinisial DRH untuk membuka pintu.

Karena pintu terkunci dari dalam, mereka menggunakan kunci duplikat. Saat pintu terbuka, SM ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.

Berita Lainnya  Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos

Di sekitar tubuh SM, petugas menemukan botol cairan pembersih toilet dan muntahan. Sejauh ini, polisi belum menyimpulkan apakah cairan tersebut berkaitan langsung dengan kematian korban atau bagian dari rekayasa pelaku untuk menyamarkan penyebab kematian.

Motif Masih Gelap

Hingga Senin siang, penyidik masih merahasiakan motif pembunuhan. Polisi juga belum menerangkan hubungan antara korban dan terduga pelaku, termasuk apakah pembunuhan dilakukan secara spontan atau direncanakan.

Meski demikian, pola penangkapan di luar daerah menunjukkan adanya dugaan pelarian pascakejadian. Sejak jenazah ditemukan, Ahmad tidak berada di sekitar TKP dan baru terlacak di Lebak, Banten — wilayah yang berjarak lebih dari 150 km dari lokasi kematian korban.

Berita Lainnya  Keluarga Terduga 'Kiyai Cabul' Tuntut Media Massa Hapus Pemberitaan dan Minta Maaf

Penyidik disebut sedang menggali latar belakang interaksi pelaku dan korban, riwayat komunikasi keduanya, serta kemungkinan motif ekonomi maupun motif personal. Hasil autopsi juga tengah ditunggu untuk memastikan penyebab kematian SM.

Untuk sementara, polisi memastikan proses penyidikan berlanjut dan pelaku akan diperiksa intensif di Polda Metro Jaya.***

Sumber : gobekasi.id

Terapis SPA Tewas di Kos Bekasi, Polisi Tangkap Terduga Pelaku di Lebak

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Seorang Ibu Ketahuan Selundupkan Sabu ke dalam Lapas Karawang, ‘Barang Haram’ Dikemas Kondom dan Dimasukan ke Kemaluan

KARAWANG - Petugas Lapas Karawang kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa oleh keluarga warga binaan, Sabtu (30/5/2026). Ironisnya, hal tersebut dilakukan oleh...

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG - Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya...

Jangan Ada Calon Siswa Titipan, KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB

JAKARTA - KPK menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)....

Viral Video Klarifikasi Ibu Santriwati di Pekalongan : ‘Anak Saya Hamil karena Mimpi dan Karunia Allah’

PEKALONGAN - Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu salah satu santriwati di Kabupaten Pekalongan yang menyebut jika kehamilan anaknya lantaran mimpi dan karunia Allah. Video...

Viral Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’, Golkar Karawang Justru Apresiasi Netizen

KARAWANG - Belakang ini media sosial khususnya Instagram dan Tiktok tengah viral lagu 'Mas Bahlil Ganteng' dengan tajuk 'My Little Bolu Ketan'. Menyikapi fenomena ketokohan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan