Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Ratusan Warga Karawang Ikut Seleksi Program Magang ke Jepang

Ratusan peserta asal Karawang, mengikuti program seleksi magang ke Jepang, program ini merupakan program untuk peningkatan skill dan kompetensi bagi masyarakat yang ingin bekerja di Jepang. Seleksi tahap pertama ini dilakukan di Aula Husni Hamid, Senin 5 Mei 2025.

Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE mengatakan, program magang ke Jepang merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Karawang untuk menunjukkan bahwa masyarakat Karawang, adalah masyarakat yang siap berdaya saing dan berkompetensi.

Bupati mengatakan, program dari kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan IM Japan harus dimanfaatkan dengan baik. Karena, akan ada banyak ilmu, pengalaman dan relasi yang baik untuk masa depan. Apalagi, para peserta yang lolos, akan bisa berbahasa Jepang.

Berita Lainnya  Kang Jimmy Buka Usaha Kafe Murah Meriah, Yuk Kunjungi!

“Bahasa Jepang yang dikuasai menjadi nilai lebih ketika nanti pulang kembali di Indonesia. Contoh di Karawang, banyak perusahaan dari Jepang yang investasi. Ini sangat bagus dan bisa jadi nilai lebih,” tandas Bupati.

Bupati berharap agar peserta bersungguh-sungguh dalam menjalani seleksi ini. “Pesan saya, jaga nama baik Karawang, buktikan bahwa warga Karawang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk bersaing dengan yang lainnya. Semangat,” ujar Bupati.

Sementara, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Sholahudin mengatakan, para peserta akan menjalani serangkaian test. Yakni tes matematika, tes fisik, tes ketahanan fisik, dan wawancara.

Berita Lainnya  Demo Tak Ditanggapi, Dedi Mulyadi Malah Sebar Konten Framing Mahasiswa

Melansir dari laman jepang.magangln.id, Program pemagangan ke Jepang merupakan hasil kerja sama antara Kemnaker dengan International Manpower Development Organization, Japan (IM Japan).

Program ini dimulai pada tahun 1993, dan hingga saat ini telah meluluskan lebih dari 45.000 alumni. Program Magang ke Jepang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis (hard skill) para peserta sesuai dengan kejuruan/jabatan yang diikuti.(prokompim)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan