Minggu, Juli 26, 2026
spot_img

Polisi Sudah Kantongi Identitas Pembunuh Jesika, Siswi SMP yang Jasadnya Ditemukan di Saluran Air

PURWAKARTA – Polisi mulai menemukan titik terang dalam kasus dugaan pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap seorang siswi SMP berinisial Jesika (15), yang jasadnya ditemukan di saluran air Kampung Bojong Loa, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan, kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Kapolsek Plered AKP Ali Murtadho mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang-orang yang terakhir kali terlihat bersama korban sebelum ditemukan tewas. Dari keterangan para saksi itu, polisi kini sudah mengarah pada satu nama yang diduga kuat sebagai pelaku.

Berita Lainnya  Warga Waduk Jatiluhur Purwakarta Geger Penemuan Jasad Satpam Mengambang dengan Tangan Terborgol

“Dari hasil pemeriksaan, kami sudah mengetahui siapa yang terakhir kali bersama korban. Identitas terduga pelaku telah kami kantongi, dan saat ini penyelidikan masih kami dalami untuk memastikan keterlibatannya,” ujar AKP Ali Murtadho, Minggu (19/10/2025).

Sementara itu, jenazah Jesika telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cadas Mekar, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, pada Minggu (19/10/2025) sore setelah menjalani proses autopsi di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Diketahui, korban sempat pergi dari rumah pada Jumat (17/10/2025) bersama seorang teman sekolahnya bernama Marwah untuk kerja kelompok. Setelah kegiatan tersebut, Jesika dijemput oleh seorang teman laki-laki yang baru dikenalnya.

Berita Lainnya  Polda Jabar Ungkap Judi Online, 11 Orang Ditetapkan Tersangka, Uang Miliaran hingga Mobil Mewah Disita

Keesokan harinya, Sabtu (18/10/2025) sore, warga dikejutkan dengan penemuan jasad Jesika di saluran air Kampung Bojong Loa dalam kondisi mengenaskan dan nyaris tanpa busana.

Hingga kini, polisi masih menelusuri motif dan modus pembunuhan serta dugaan kekerasan seksual terhadap korban. “Kami terus mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya unsur kekerasan seksual,” tambah Ali.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat setempat, yang berharap pelaku segera ditangkap dan diadili seadil-adilnya.***

Berita Lainnya  Alfamart di Karangpawitan Disatroni Kawanan Perampok, Uang Brangkas Rp52 Juta hingga Rokok Ludes

Sumber : BeritaSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Blunder Pernyataan Sudaryono: “Makan Bergizi Adalah Tender Politiknya Presiden Prabowo”

JAKARTA - Baru saja dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),  Sudaryono sudah mengeluarkan pernyataan yang dinilai 'blunder', karena menyebut program Makan Bergizi Gratis...

Yusril Minta Dedi Mulyadi Hentikan Sayembara Buru Begal: “Beresiko Warga Main Hakim Sendiri”

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengaku tidak setuju dengan keputusan Gubernur...

Resmi Ditahan, Febrie: “Saya Merasa ini Kriminalisasi”

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah resmi ditahan usai menjalani pemeriksaan maraton oleh Tim 9 Kejaksaan Agung,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan