Minggu, Agustus 16, 2026
spot_img

Polisi Sudah Kantongi Identitas Pembunuh Jesika, Siswi SMP yang Jasadnya Ditemukan di Saluran Air

PURWAKARTA – Polisi mulai menemukan titik terang dalam kasus dugaan pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap seorang siswi SMP berinisial Jesika (15), yang jasadnya ditemukan di saluran air Kampung Bojong Loa, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan, kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Kapolsek Plered AKP Ali Murtadho mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang-orang yang terakhir kali terlihat bersama korban sebelum ditemukan tewas. Dari keterangan para saksi itu, polisi kini sudah mengarah pada satu nama yang diduga kuat sebagai pelaku.

Berita Lainnya  Cari Istri yang Dibawa Pria Lain ke Apartemen, Pria di Bekasi Malah Dikeroyok, Polisi Amankan 5 Pelaku

“Dari hasil pemeriksaan, kami sudah mengetahui siapa yang terakhir kali bersama korban. Identitas terduga pelaku telah kami kantongi, dan saat ini penyelidikan masih kami dalami untuk memastikan keterlibatannya,” ujar AKP Ali Murtadho, Minggu (19/10/2025).

Sementara itu, jenazah Jesika telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cadas Mekar, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, pada Minggu (19/10/2025) sore setelah menjalani proses autopsi di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Diketahui, korban sempat pergi dari rumah pada Jumat (17/10/2025) bersama seorang teman sekolahnya bernama Marwah untuk kerja kelompok. Setelah kegiatan tersebut, Jesika dijemput oleh seorang teman laki-laki yang baru dikenalnya.

Berita Lainnya  Ayah yang Aniaya Anak Kandung di Bandung Barat Sudah Ditangkap Polisi, Motifnya Bikin Geleng-geleng Kepala

Keesokan harinya, Sabtu (18/10/2025) sore, warga dikejutkan dengan penemuan jasad Jesika di saluran air Kampung Bojong Loa dalam kondisi mengenaskan dan nyaris tanpa busana.

Hingga kini, polisi masih menelusuri motif dan modus pembunuhan serta dugaan kekerasan seksual terhadap korban. “Kami terus mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya unsur kekerasan seksual,” tambah Ali.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat setempat, yang berharap pelaku segera ditangkap dan diadili seadil-adilnya.***

Berita Lainnya  Bak di Film Laga, Polisi Kejar-kejaran dengan Pelaku Ganjal ATM

Sumber : BeritaSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Peringatan Hari Damai Aceh Berujung Ricuh, Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Polisi Tembakan Gas Air Mata

ACEH - Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Agenda doa tolak bala dan zikir akbar yang...

Bobby Nasution Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG yang Kondisinya Parah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjenguk salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi...

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan