Rabu, April 1, 2026
spot_img

Ratusan Petani Karawang Belajar Teknologi Pertanian Hortikultura

KARAWANG – Sebanyak 300 orang petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) belajar teknologi pertanian hortikultura dalam acara Gelar Teknologi di Learning Farm yang diinisiasi perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia dalam memperingati Hari Tani Nasional.

“Pemanfaatan teknologi bagi petani bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan,” kata Research and Development Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Fatkhu Rokhman, di sela Gelar Teknologi di Learning Farm, di Karawang, Rabu.

Ia menyampaikan dengan pemanfaatan teknologi, maka petani sayuran bisa menghasilkan panen yang lebih tinggi dan di saat bersamaan tetap menjaga kualitas tanah.

Melalui Gelar Teknologi yang dilaksanakan dalam memperingati Hari Tani Nasional, para petani belajar langsung mengenai teknologi pertanian terkini termasuk praktik pertanian presisi, sebuah pendekatan modern yang menekankan efisiensi, keberlanjutan dan ramah lingkungan.

Dalam pelatihan lapangan itu, petani dikenalkan cara mengolah lahan yang lebih efektif seperti pengukuran pH tanah, penggunaan pupuk hayati, serta menerapkan pengendalian hama terpadu.

Melalui pelatihan lapangan tersebut, diharapkan petani mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lahan dalam menghadapi tantangan yang kian kompleks, seperti anomali iklim, penurunan kualitas lahan pertanian, hingga serangan hama dan penyakit.

Ia menyampaikan dalam teknologi budidaya dilakukan penggunaan varietas tanaman unggul yang sesuai dengan kondisi dataran rendah Karawang. Beberapa di antaranya adalah kacang panjang Guarda, terong M72 F1, paria OPAL F1, dan jagung NB Super F1 serta bunga kol dataran rendah PM 3000 F1.

Varietas-varietas tersebut memiliki keunggulan yang tahan terhadap serangan virus, potensi hasil panen tinggi, genjah serta sesuai dengan selera pasar.

Kehadiran varietas baru, katanya, diharapkan bisa membantu petani lebih adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus memperbesar peluang ekonomi.

Menurut dia, selama ini Karawang memang dikenal sebagai sentra pertanian dan lumbung padi. Selain itu, Karawang juga menyimpan potensi besar untuk pertanian hortikultura.

Selain memiliki lahan pertanian yang luas, Karawang ditunjang infrastruktur memadai, dari akses jalan hingga jaringan distribusi, yang memungkinkan produk sayuran sampai ke pasar dalam kondisi segar.

Bagi Ewindo, katanya, acara Gelar Teknologi bukan sekadar edukasi, melainkan wujud apresiasi bagi petani yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan.***

Artikel ini telah tayang di Antara : https://megapolitan.antaranews.com/berita/443132/ratusan-petani-di-karawang-belajar-teknologi-pertanian-hortikultura-peringati-hari-tani

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

PURWAKARTA - Kepanikan warga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026) malam. Antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda...

Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

BEKASI - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) segera disahkan menjadi...

Polemik Dugaan Pungli Layanan Parkir Berlangganan, Komisi II : ini Baru Wacana, Belum Realisasi

KARAWANG - Terkait dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus diterapkannya kebijakan 'Layanan Parkir Berlangganan', Komisi II DPRD Karawang menyebut jika aturan retribusi parkir tersebut...

Ancam dan Peras PNS, Oknum Wartawan di Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Polres Subang mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau pengancaman yang terjadi di lingkungan Kantor Bidang Panwasrik Bapenda Subang. Kasus ini melibatkan...

Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor, Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap

BEKASI - Misteri temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mulai terkuak. Korban berinisial AH itu ternyata dibunuh oleh dua...

Hukum

Kejari Subang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

SUBANG - Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkrah) dilakukan Kejaksaan Negeri Subang, Senin (30/3/2026). ‎ ‎Kepala Kejaksaan Negeri Subang,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan