Selasa, September 15, 2026
spot_img

Ratusan Petani Karawang Belajar Teknologi Pertanian Hortikultura

KARAWANG – Sebanyak 300 orang petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) belajar teknologi pertanian hortikultura dalam acara Gelar Teknologi di Learning Farm yang diinisiasi perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia dalam memperingati Hari Tani Nasional.

“Pemanfaatan teknologi bagi petani bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan,” kata Research and Development Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Fatkhu Rokhman, di sela Gelar Teknologi di Learning Farm, di Karawang, Rabu.

Ia menyampaikan dengan pemanfaatan teknologi, maka petani sayuran bisa menghasilkan panen yang lebih tinggi dan di saat bersamaan tetap menjaga kualitas tanah.

Melalui Gelar Teknologi yang dilaksanakan dalam memperingati Hari Tani Nasional, para petani belajar langsung mengenai teknologi pertanian terkini termasuk praktik pertanian presisi, sebuah pendekatan modern yang menekankan efisiensi, keberlanjutan dan ramah lingkungan.

Dalam pelatihan lapangan itu, petani dikenalkan cara mengolah lahan yang lebih efektif seperti pengukuran pH tanah, penggunaan pupuk hayati, serta menerapkan pengendalian hama terpadu.

Melalui pelatihan lapangan tersebut, diharapkan petani mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lahan dalam menghadapi tantangan yang kian kompleks, seperti anomali iklim, penurunan kualitas lahan pertanian, hingga serangan hama dan penyakit.

Ia menyampaikan dalam teknologi budidaya dilakukan penggunaan varietas tanaman unggul yang sesuai dengan kondisi dataran rendah Karawang. Beberapa di antaranya adalah kacang panjang Guarda, terong M72 F1, paria OPAL F1, dan jagung NB Super F1 serta bunga kol dataran rendah PM 3000 F1.

Varietas-varietas tersebut memiliki keunggulan yang tahan terhadap serangan virus, potensi hasil panen tinggi, genjah serta sesuai dengan selera pasar.

Kehadiran varietas baru, katanya, diharapkan bisa membantu petani lebih adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus memperbesar peluang ekonomi.

Menurut dia, selama ini Karawang memang dikenal sebagai sentra pertanian dan lumbung padi. Selain itu, Karawang juga menyimpan potensi besar untuk pertanian hortikultura.

Selain memiliki lahan pertanian yang luas, Karawang ditunjang infrastruktur memadai, dari akses jalan hingga jaringan distribusi, yang memungkinkan produk sayuran sampai ke pasar dalam kondisi segar.

Bagi Ewindo, katanya, acara Gelar Teknologi bukan sekadar edukasi, melainkan wujud apresiasi bagi petani yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan.***

Artikel ini telah tayang di Antara : https://megapolitan.antaranews.com/berita/443132/ratusan-petani-di-karawang-belajar-teknologi-pertanian-hortikultura-peringati-hari-tani

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan