Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Proyek Dihentikan Sementara, Pembangunan Rumah Panggung Dedi Mulyadi Ikut Terendam Banjir

BEKASI – Proyek pembangunan rumah panggung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang terdampak banjir.

Dari pengamatan, beberapa proyek pembangunan rumah panggung terendam banjir bagaian lantai satu. Akibatnya, pekerjaannya tertunda menunggu banjir surut.

Agus Tohaeri, warga Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang mengungkapkan banjir terjadi Jumat malam (5/12/2025). Hingga Senin (8/12/2025) kondisinya masih banjir, akan tetapi sudah mulai surut.

“Masih tapi sudah mulai surut, cuman engga tahu ya karena ini kan banjirnya kiriman dari sungai Citarum dan Cibeet,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Usep Supriatna menyebutkan, banjir yang menerjang Karangligar awal Desember ini, telah berlangsung tiga hari.

Berita Lainnya  Kasus Pelanggaran Perlindungan Konsumen, Richard Lee Resmi Ditahan

“Air mulai masuk ke pemukiman warga Karangligar pada Jumat 5 Desember 2025. Hingga hari ini banjir masih,” tuturnya.

Disebutkan, banjir kali ini sedikitnya telah merendam sebanyak 817 unit rumah warga yang dihuni 1.488 keluarga terdiri dari 3.988 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 220 warga dan 30 Balita terpaksa mengungsi ketempat yang aman. Sebab, rumah mereka sudah terendam air setinggi 180 Cm lebih.

Menurut Usep, warga terdampak banjir sementara di tampung di aula desa, tempat ibadah dan pihak keluarganya masing-masing yang terbebas dari terjangan air banjir.

Berita Lainnya  927 Warga Binaan Dapat Remisi, 8 Langsung Bebas

Sementara, rumah panggung yang sedang dibangun Pemprov Jabar belum bisa digunakan karena masih berupa rangka bangunan.

Apalagi, jumlah rumah panggung yang sedang dibangun tidak sebanding dengan warga yang terpaksa mengungsi. “Saya lihat pembangunan rumah panggung terhenti karena banjir,” ujarnya.

Pihak BPBD, lanjut dia, saat ini tengah fokus menyuplai kebutuhan pangan korban terdampak banjir.

Hanya saja, kali ini pengolahan makanan siap saji tidak dilakukan di tempat pengungsian, tetapi dilakukan di dapur BPBD.

Pertimbangan, semua bahan pokok dan peralatan masak  lengkap di dapur BPBD ketimbang harus mengangkut ke lokasi pengungsian.

Berita Lainnya  Rusak Parah, Jalan Provinsi di Pamanukan - Subang Dikeluhkan Warga

Alasan lain, penyaluran makanan tidak hanya dilakukan untuk warga Karangligar saja karena di daerah lain pun ada yang terdampak bencana serupa.

“Pada saat bersamaan, saudara kita yang berada di daerah pesisir pun diterjang banjir air laut pasang (rob). Banjir ini pun sama telah berlangsung berhari-hari,” katanya. (MAZ)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Proyek Pembangunan Rumah Panggung Dedi Mulyadi di Karawang Kebanjiran, https://wartakota.tribunnews.com/news/876342/proyek-pembangunan-rumah-panggung-dedi-mulyadi-di-karawang-kebanjiran.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan