SUBANG – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Kabupaten Subang.
Ia menargetkan, pada tahun 2027 mendatang tidak ada lagi jalan rusak maupun berlubang di seluruh wilayah Subang.
Hal tersebut disampaikan Reynaldy di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Subang dalam rangka Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang, Senin (6/4/2026). Ia hadir didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi.
Rapat paripurna berlangsung khidmat dengan nuansa berbeda. Kegiatan diawali dengan penampilan tarian tradisional, pembacaan sejarah Subang, serta paduan suara KORPRI yang membawakan lagu Indonesia Raya secara langsung, dilanjutkan dengan Hymne Subang.
Dalam sambutannya, Rey menyampaikan bahwa peringatan Milangkala ke-78 Kabupaten Subang mengusung tema “Karya Nyata Subang Ngabret: Mewujudkan Subang Unggul, Maju, Kompetitif, Sejahtera, dan Religius”. Tema tersebut, kata dia, mencerminkan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada kerja nyata dan hasil terukur.
Ia mengungkapkan, salah satu capaian utama pemerintah daerah adalah pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 92 kilometer sepanjang tahun 2025. Program tersebut dipastikan akan terus berlanjut secara bertahap hingga 2027.
“Target kami jelas, di tahun 2027 tidak boleh ada lagi jalan rusak atau berlubang di Kabupaten Subang,” tegasnya.
Rey juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Subang yang dinilai turut mempercepat perbaikan jalan di berbagai wilayah.
Selain sektor infrastruktur, Pemkab Subang juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penyelenggaraan Subang Fest yang ke depan akan digelar secara terdesentralisasi di berbagai wilayah.
Di bidang pelayanan publik, Pemkab Subang terus menghadirkan inovasi melalui kanal pengaduan masyarakat #LaporKangRey yang telah menampung ribuan laporan dan ditindaklanjuti secara responsif. Pemerintah juga memperluas kemudahan layanan administrasi kependudukan hingga tingkat kecamatan, serta menghadirkan program bantuan pendidikan bagi masyarakat.
Selain itu, rencana pembangunan rumah sakit di wilayah Pantura juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang hadir sebagai tamu kehormatan menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup berjalan secara administratif, tetapi membutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan serta perubahan pola pikir aparatur.
Ia juga menekankan pentingnya ketegasan dalam menjaga ketertiban dan keberlanjutan pembangunan di daerah, serta mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.***
Sumber : TintaHijau.com










