Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Penyidikan Berlanjut, KPK Kembali Geledah Kantor Bupati Bekasi

BEKASI – Sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (22/12/2025), guna melanjutkan pendalaman perkara dugaan praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Tim KPK tiba sekitar pukul 12.30 WIB dengan pengawalan aparat kepolisian. Kehadiran lembaga antirasuah tersebut membuat pengamanan di sejumlah titik perkantoran pemerintahan diperketat, khususnya di sekitar Gedung Bupati Bekasi.

Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja, membenarkan kedatangan tim KPK. Ia menyampaikan bahwa KPK telah membuka segel dan melakukan pemeriksaan lanjutan di sejumlah ruangan yang sebelumnya disegel untuk kepentingan penyelidikan.

“Tim KPK datang untuk melanjutkan proses penyelidikan. Pembukaan segel dilakukan secara resmi dan berizin,” ujar Asep kepada wartawan.

Berita Lainnya  Kebakaran Rumah Panggung di Sukabumi Akibat Lilin Saat Mati Lampu, 3 Anak Tewas

Menurutnya, beberapa ruangan yang dibuka segelnya antara lain ruang kerja Bupati Bekasi, Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora), Dinas Cipta Karya, serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK). Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri dokumen dan data yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani KPK.

Sebagaimana diketahui, KPK sebelumnya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan praktik ijon proyek di Kabupaten Bekasi. Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni ADK selaku Bupati Bekasi periode 2025–2029, HMK yang merupakan Kepala Desa Sukadami Cikarang Selatan sekaligus ayah dari ADK, serta SRJ sebagai pihak swasta.

Berita Lainnya  Bea Cukai Sita 20 Ribu Botol Miras Ilegal Senilai Rp 12,5 Miliar

Dalam konstruksi perkara yang diungkap KPK, praktik ijon proyek diduga dilakukan dengan cara meminta sejumlah uang kepada pihak swasta sebelum proyek pemerintah tersedia atau dilelang secara resmi. Total aliran dana yang diduga diterima para tersangka disebut mencapai miliaran rupiah, dengan penyerahan dilakukan secara bertahap melalui sejumlah perantara.

KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam rangkaian OTT tersebut. Perkara ini kini telah naik ke tahap penyidikan, dan para tersangka telah dilakukan penahanan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berita Lainnya  Warga Depok Geger Penemuan Mayat Tanpa Kaki Diduga Korban Mutilasi

Asep menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyatakan siap bersikap kooperatif terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK.

“Hukum harus ditegakkan. Pemerintah daerah akan mendukung proses yang berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan lanjutan maupun agenda penyelidikan berikutnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.(muthia)

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan