Sabtu, Oktober 10, 2026
Google search engine

Parkir Kampus Dikomersilkan, Ratusan Mahasiswa Unsika Demo

KARAWANG – Ratusan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar aksi demonstrasi di kampus 2. Aksi ini dilakukan mahasiswa untuk menolak kebijakan parkir kampus yang dikomersilkan tanpa sosialisasi yang jelas.

Meski pihak rektorat telah mengumumkan penghentian sementara kebijakan parkir berbayar, mahasiswa tetap melakukan aksi demo untuk menegaskan agar aspirasi mereka benar-benar digelar pihak rektorat.

turun ke jalan. Aksi ini disebut sebagai bentuk protes agar aspirasi mereka benar-benar didengar oleh pihak kampus.

“Kami sudah konsolidasi sejak awal Agustus, awalnya berharap bisa berdialog dengan rektor, tapi hingga kini beliau belum menemui kami, jadi aksi tetap kami jalankan,” tutur Calvin, mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unsika, dilansir dari KBEOnline.id, Selasa (26/8/2025).

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

Menanggapi aksi ini, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Umum, Dede Jajang Suyaman, menegaskan bahwa kerja sama dengan pihak ketiga penyedia jasa parkir telah dibatalkan.

Untuk sementara, parkir di lingkungan kampus digratiskan bagi mahasiswa, sementara tamu kampus tetap dikenakan biaya.

“Kami berupaya mencari solusi terbaik yang bisa diterima semua pihak, termasuk melibatkan mahasiswa dalam penentuan kebijakan parkir ke depan,” ungkap Dede.

Koordinator Lapangan aksi, Beril, menilai hasil yang diperoleh mahasiswa sejauh ini baru sebatas langkah awal.

Berita Lainnya  Setelah Ikut Meresmikan, Kini KDM Hentikan Sementara Pembangunan Proyek AI Data Center

Ia menyebut, pada Jumat, 28 September 2025, mahasiswa akan kembali melakukan evaluasi terhadap sikap rektorat.

“Kami akan menggelar check and balance untuk memastikan tuntutan mahasiswa benar-benar ditindaklanjuti,” katanya.

Adapun tuntutan mahasiswa mencakup empat poin utama: pembatalan parkir berbayar, penyediaan lahan parkir yang memadai, keterbukaan informasi dan akuntabilitas termasuk penyampaian Laporan Kinerja Instansi (Lakip), serta keterlibatan mahasiswa dalam setiap proses pengambilan kebijakan kampus.

Mahasiswa menegaskan, jalur dialog tetap menjadi prioritas. Namun, jika tuntutan tidak dipenuhi, mereka siap menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Berita Lainnya  Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

“Kalau tidak ada realisasi, aksi selanjutnya bisa 10 kali lebih besar,” tegas Beril.***

Sumber : KBEOnline.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Rumah di Kompleks TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online Diamankan

Aparat menggerebek kepolisian menggerebek sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga dijadikan markas operator judi online pada Minggu,...

Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : “Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu”

BEKASI - Polemik dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan terus menuai perhatian kalangan...

Wapres Gibran : “Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah”

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa tidak mungkin dirinya bisa melanjutkan kuliah hingga tingkat sarjana (S1) jika tidak lulus sekolah menengah atas (SMA). Pernyataan...

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

Memilukan! Pembunuhan Sekeluarga di Lampung, Anak Korban Ijab Kabul Pernikahan di Samping Jenazah Kedua Orang Tua dan Adiknya

Seorang anak korban pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melangsungkan prosesi ijab kabul pernikahan di hadapan...

Hukum

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan