Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Om Zein Yakin Infrastruktur Desa Purwakarta Tuntas 4 Tahun

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menilai dana Pokir (pokok pikiran) DPRD dapat menjadi salah satu strategi percepatan pembangunan desa di Kabupaten Purwakarta.

Menurut pria yang populer disapa Om Zein ini, jika dana Pokir DPRD difokuskan secara tepat, seluruh infrastruktur desa di Purwakarta dapat dituntaskan dalam waktu empat tahun.

Ia menekankan agar pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD diprioritaskan untuk dilaksanakan di desa tempat tinggal masing-masing anggota dewan.

“Pokok-pokok pikiran dari anggota DPRD utamakan dilaksanakan di desanya masing-masing, di mana mereka tinggal. Sebab apa? Sebab itu salah satu bagaimana kita mempercepat target pembangunan,” tegas Om Zein seperti dalam video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, dikutip Minggu (21/12/2025).

Berita Lainnya  Demo Berlangsung Singkat, GMPI Desak Kejaksaan Selidiki Dugaan Ijon Pokir Dewan

Bupati Purwakarta itu menjelaskan, jika pada tahun pertama terdapat 50 anggota DPRD yang menuntaskan dana Pokir DPRD di desa tempat tinggalnya, maka 50 desa akan selesai dibangun.

Pada tahun berikutnya, pembangunan dapat dilanjutkan ke desa tetangga di sekitar wilayah tersebut.

“Tahun depan 50 desa lagi, desa tetangga yang di samping, berarti 100 desa dua tahun selesai. Tahun depannya desa sampingnya lagi, berarti 150 desa selesai. Empat tahun semua desa infrastrukturnya selesai,” ujar Om Zein seperti dalam video, dikutip Minggu (21/12/2025).

Berita Lainnya  Dibangun Flyover, Perlintasan Kereta Api Ampera dan Bulak Kapal akan Ditutup

Kabupaten Purwakarta memiliki 192 desa dan kelurahan yang tersebar di 17 kecamatan. Dengan jumlah tersebut, Om Zein menilai skema berbasis dana Pokir DPRD memungkinkan pemerataan pembangunan infrastruktur desa secara bertahap dan terukur.

Sebagai informasi, dana Pokir DPRD atau yang sering disebut dana aspirasi dewan ini merupakan alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dana ini digunakan untuk merealisasikan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses, rapat dengar pendapat (RDP), serta penyerapan aspirasi lainnya oleh anggota DPRD.

Berita Lainnya  Ketua RW di Bekasi Selatan Berharap Nominal Dana Hibah Rp 100 Juta Ditambah

Dana Pokok Pikiran DPRD kemudian diselaraskan dengan program pembangunan daerah, baik untuk pembangunan infrastruktur desa, peningkatan pelayanan publik, maupun pengembangan ekonomi masyarakat.

Jika dikelola tepat sasaran, Dana Pokir DPRD dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Strategi ini juga dinilai sejalan dengan prinsip pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat, karena program yang dijalankan berasal langsung dari aspirasi warga di masing-masing desa dan kelurahan.(red)

Sumber : jabarnews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan