KARAWANG – Dalam rangkaian kegiatan HUT ke-19 tahun LSM Laskar NKRI, ribuan anggota LSM Laskar NKRI melakukan kegiatan Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok, pada Kamis (9/4/2026).
Bertolak dari Sekretariat DPP Laskar NKRI di Komplel Ruko Warungbambu – Karawang Timur, ribuan anggota Laskar NKRI melakukan konvoi menuju Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok.
Kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh pengurus dan anggota Laskar NKRI di Kabupaten Karawang. Melainkan juga pengurus dan anggota dari Jakarta, Bogor, Banten, Bandung, Subang hingga Bekasi.
Tiba pukul 21.00 WIB, kegiatan seremonial di Monumen Kebulatan Tekad diawali dengan kegiatan seremonial menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Laskar NKRI.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Laskar NKRI, H. ME. Suparno menyampaikan, bahwa kegiatan napak tilas ini adalah momentum untuk mengenang sejarah khittah perjuangan para pahlawan bangsa.
Karena berawal dari peristiwa penculikan Soekarno-Hatta oleh pemuda pada 16 Agustus 1945, maka kemudian diproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Laskar NKRI tidak ingin melupakan sejarah. Karena negara ini bisa merdeka atas perjuangan laskar-laskar pejuang terdahulu,” tutur H. ME. Suparno.
Disampaikannya, usia ke-19 tahun telah membuktikan jika Laskar NKRI telah tumbuh dewasa. Sehingga ia berharap agar peringatan ulang tahun ini tidak hanya sekedar menjadi kegiatan euforia dan seremonial belaka.
“Tugu Kebulatan Tekad ini adalah saksi nyata tentang sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tempat inilah kita harus belajar untuk meneladani akan pentingnya nilai-nilai sejarah perjuangan kemerdekaan,” paparnya.
H. ME. Suparno meyakini jika setiap pengurus dan anggota Laskar NKRI memiliki jiwa korsa maupun cita-cita luhur untuk merawat bangsa. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya di Monumen Kebulatan Tekad.
“Saya yakin sebagai generasi penerus bangsa yang hadir di sini memiliki cita-cita tinggi untuk merawat Kemerdekaan Republik Indonesia. Dan itu terbukti dari hadirnya saudara-saudari malam ini,” katanya.
“Saya yakin dari Sabang sampai Merauke, Laskar NKRI akan terus tumbuh besar. Semoga di usia ke-19 tahun, Laskar NKRI terus bertransformasibmenjadi lembaga yang tumbuh besar dalam menegakkan kebenaran,” tandasnya.
Diketahui, Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok adalah tugu sejarah di Karawang, Jawa Barat, yang dibangun tahun 1950 untuk memperingati peristiwa penculikan Soekarno-Hatta oleh pemuda pada 16 Agustus 1945.
Monumen ini melambangkan tekad bulat bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan, didirikan di bekas Markas PETA.***










