Jumat, April 10, 2026
spot_img

LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

KARAWANG – Dalam rangkaian kegiatan HUT ke-19 tahun LSM Laskar NKRI, ribuan anggota LSM Laskar NKRI melakukan kegiatan Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok, pada Kamis (9/4/2026).

Bertolak dari Sekretariat DPP Laskar NKRI di Komplel Ruko Warungbambu – Karawang Timur, ribuan anggota Laskar NKRI melakukan konvoi menuju Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok.

Kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh pengurus dan anggota Laskar NKRI di Kabupaten Karawang. Melainkan juga pengurus dan anggota dari Jakarta, Bogor, Banten, Bandung, Subang hingga Bekasi.

Tiba pukul 21.00 WIB, kegiatan seremonial di Monumen Kebulatan Tekad diawali dengan kegiatan seremonial menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Laskar NKRI.

Berita Lainnya  Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Laskar NKRI, H. ME. Suparno menyampaikan, bahwa kegiatan napak tilas ini adalah momentum untuk mengenang sejarah khittah perjuangan para pahlawan bangsa.

Karena berawal dari peristiwa penculikan Soekarno-Hatta oleh pemuda pada 16 Agustus 1945, maka kemudian diproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Laskar NKRI tidak ingin melupakan sejarah. Karena negara ini bisa merdeka atas perjuangan laskar-laskar pejuang terdahulu,” tutur H. ME. Suparno.

Disampaikannya, usia ke-19 tahun telah membuktikan jika Laskar NKRI telah tumbuh dewasa. Sehingga ia berharap agar peringatan ulang tahun ini tidak hanya sekedar menjadi kegiatan euforia dan seremonial belaka.

Berita Lainnya  Grand Prize Sepeda Motor, Ribuan Kupon Gratis HUT ke-19 LSM Laskar NKRI Dibagikan ke Masyarakat

“Tugu Kebulatan Tekad ini adalah saksi nyata tentang sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tempat inilah kita harus belajar untuk meneladani akan pentingnya nilai-nilai sejarah perjuangan kemerdekaan,” paparnya.

H. ME. Suparno meyakini jika setiap pengurus dan anggota Laskar NKRI memiliki jiwa korsa maupun cita-cita luhur untuk merawat bangsa. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya di Monumen Kebulatan Tekad.

“Saya yakin sebagai generasi penerus bangsa yang hadir di sini memiliki cita-cita tinggi untuk merawat Kemerdekaan Republik Indonesia. Dan itu terbukti dari hadirnya saudara-saudari malam ini,” katanya.

Berita Lainnya  KDM akan Tindak Pungli 'Nembak KTP' Rp 700 Ribu hingga Tarif Ilegal Jembatan Cirahong

“Saya yakin dari Sabang sampai Merauke, Laskar NKRI akan terus tumbuh besar. Semoga di usia ke-19 tahun, Laskar NKRI terus bertransformasibmenjadi lembaga yang tumbuh besar dalam menegakkan kebenaran,” tandasnya.

Diketahui, Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok adalah tugu sejarah di Karawang, Jawa Barat, yang dibangun tahun 1950 untuk memperingati peristiwa penculikan Soekarno-Hatta oleh pemuda pada 16 Agustus 1945.

Monumen ini melambangkan tekad bulat bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan, didirikan di bekas Markas PETA.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Sebut Uang Ratusan Juta Disita dari Kamar Pribadi Ono Surono

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan lokasi penemuan uang ratusan juta yang disita terkait penggeledahan rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Disebutkan, barang...

Bikin Heran dan Kesal! Setelah Motor Listrik, BGN Anggarkan Rp 6,9 Miliar untuk Belanja Kaos Kaki

BANDUNG - Saat ini masyarakat Indonesia kembali dibuat heran dan kesal terkait pengadaan yang dibuat Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai terlalu mengada-ngada. Usai membeli...

Wakil Rakyat Karawang Tak Pernah Kritis karena Tersandera Pokir

ISU penyimpangan program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Karawang kembali ramai, pasca statement salah satu anggota dewan yang mengusulkan parkir gratis di RSUD Karawang. Perdebatan...

Awal Mula Pertemuan Sarjan dengan Ade Kunang hingga Berujung Kasus Suap Proyek

BANDUNG – Nama Yayat Sudrajat alias “Lippo” muncul dalam surat dakwaan kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini disidangkan di...

Pasca Peristiwa Pengeroyokan Maut di Hajatan Pernikahan, Om Zein Perketat Izin Keramaian

PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) mengaku akan memperketat izin keramaian di daerahnya seiring peristiwa penganiayaan tuan rumah hajatan hingga tewas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan