BANDUNG – Proses tes DNA antara anak Lisa Mariana, CA dengan mantan gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah selesai dilakukan dan hasilnya sudah diumumkan pada Rabu (20/8/2025).
Berdasarkan informasi dari pihak Bareskrim Polri, DNA anak Lisa, CA tidak identik dengan Ridwan Kamil.
Sehingga disimpilkan CA bukanlah anak biologis suami Atalia Praratya itu, seperti yang digembar-gemborkan oleh Lisa Mariana lewat sosial media.
Setelah hasil tes DNA keluar, pihak Lisa Mariana nampak belum puas dengan hasil tersebut.
Wanita yang pernah berprofesi sebagai model majalah dewasa itu, berniat menyurati Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil untuk kembali melakukan tes ulang di Singapura.
Namun niat sang selebgram yang mengaku pernah punya hubungan dengan Ridwan Kamil pada 2021 lalu itu, ditolak mentah-mentah oleh kuasa hukum sang politikus.
Bagi kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar menyebut tidak ada dasar hukum yang mengharuskan kliennya kembali melakukan tes DNA ulang seperti permintaan Lisa.
Apalagi tes DNA yang dilakukan oleh kepolisian pada 7 Agustus 2025 lalu itu, sudah dilakukan oleh ahli yang profesioanl dan sesuai prosedur hukum.
“Kan sudah dinyatakan oleh pihak Bareskrim 50 persen DNA dari CA itu identik dengan Lisa Mariana, 50 persennya lagi DNA tidak identik dengan Pak RK,” tutur Musli, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (25/8/2025).
“Disimpulkan oleh mereka bahwa CA bukan anak biologis (Ridwan Kamil), kan udah jelas,” lanjutnya.
Aksi Lisa mengajak Ridwan Kamil tes DNA ulang hingga berniat akan menyurati sang politikus, dinilai hanya mencari sensasi saja.
“Lalu permasalahannya di mana, ini hanya cari sensasi aja,” tegas Muslim.
Sementara itu, Muslim kembali menyinggung pernyataan kuasa hukum Lisa, Johnboy Nababan sebelumnya.
Namun ucapan pihak Lisa nyatanya dinilai tidak konsisten, kini malah mengajak untuk menggelar tes DNA ulang.
“Padahal pengacaranya udah menyampaikan ‘kami menerima hasil tes DNA yang dilakukan secara profesional oleh pihak yang kompeten’. Lalu sekarang berubah lagi mau menyurati,” tukasnya.
“Saya hanya bilang satu kata aja, cari sensasi,” sambung muslim.***
Artikel ini telah terbit di TribunNews





