SUBANG – Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang menerima kunjungan puluhan dosen dan mahasiswa dari Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program penguatan wawasan kewirausahaan, pembelajaran ekonomi kreatif, serta pengenalan potensi dan produk unggulan lokal Kabupaten Subang kepada mahasiswa dari dua negara.
Kolaborasi Internasional dan Apresiasi Mitra
Acara dibuka dengan sambutan dari Perwakilan Kepala UPTD PLUT KUMKM Subang, Dewi Oktalya Anggraini, S.STP., M.AP., yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kolaboratif tersebut.
Sementara itu, pihak STIESA melalui Dr. Gugyh Susandy menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLUT sebagai mitra strategis. Ia juga menegaskan komitmen STIESA untuk terus mengenalkan produk Subang ke kancah internasional melalui kolaborasi aktif dengan mahasiswa luar negeri.
Senada, Dr. Suhaila Binti Nadzri dari UIS Malaysia menyampaikan terima kasih atas fasilitas dan penerimaan yang diberikan. Ia berharap kunjungan ini tidak hanya membuka wawasan mahasiswa UIS terkait UMKM, ekonomi kreatif, dan peluang bisnis di Subang, tetapi juga membuka peluang kerja sama lanjutan antara UIS dan STIESA di masa depan.
Usai sesi sambutan, peserta menerima pemaparan mendalam dari para konsultan PLUT Subang. Sandy Hallymansyah memaparkan profil PLUT, layanan pendampingan UMKM, program pelatihan, serta peran strategis lembaga tersebut dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Materi berlanjut dengan fokus pada salah satu produk unggulan, yaitu Batik Subang. Budiana Yusuf menjelaskan sejarah, perkembangan motif, dan karakteristik khas batik Subang. Gambaran mengenai perkembangan industri batik dan peluang usahanya juga disampaikan oleh Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Setiawan.
Kegiatan mencapai puncaknya ketika mahasiswa diajak meninjau langsung dan mencoba praktik dasar pembuatan batik bersama para pengrajin. Mereka berdiskusi mengenai teknik pewarnaan, proses produksi, hingga tantangan industri. Peserta juga menyaksikan demonstrasi pembuatan ecoprint, teknik fesyen ramah lingkungan.
Di akhir kegiatan, mahasiswa berkesempatan melihat berbagai produk oleh-oleh khas Subang, mulai dari karya batik hingga makanan tradisional daerah.
Melalui kegiatan sinergi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM. Diharapkan kolaborasi antara STIESA, UIS Malaysia, dan PLUT KUMKM Subang ini dapat terus terjalin untuk memperkuat kerja sama akademik dan kewirausahaan di masa mendatang.***
Sumber : KotaSubang.com





