Senin, September 21, 2026
spot_img

Kabar Duka, Kabag Kesra Bekasi Meninggal Akibat Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Arah Bandung-Jakarta

BEKASI – Kabar duka datang di kalangan ASN di lingkungan Pemkab Bekasi. Kabag Kesra Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha meninggal dunia akibat kecelakaan maut di ruas Tol Cipularang KM 83 B, arah Bandung menuju Jakarta, pada Kamis (22/01) pagi.

Kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi B 1466 FQN tersebut terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Saat itu kendaraan yang dikemudikan korban melaju di lajur kanan dengan kondisi hujan deras.

“Diperkirakan kendaraan berjalan di lajur dua atau lajur kanan dan hendak berpindah ke lajur satu untuk mendahului. Namun, karena kondisi hujan deras, kendaraan diduga kehilangan kendali (out of control),” ujar Pj Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Kemas Dody, dilansir dari BeritaCikarang.com.

Berita Lainnya  Rusak Gerobak Pedagang Cilok, Gerombolan Anak Punk Dihajar Warga yang Geram

Dijelaskannya, mobil yang dikemudikan korban kemudian membanting setir hingga menabrak beton pembatas jalan dan akhirnya menghantam sebuah dump truk bernomor polisi A 9304 ZX yang berada di depannya.

Akibat benturan keras tersebut, mobil korban mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan dan sisi kanan kendaraan.

Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena korban sempat terjepit di dalam kendaraan. Petugas gabungan dari kepolisian, Jasa Marga, dan ambulans segera melakukan upaya penyelamatan.

Berita Lainnya  Modus Pura-pura Tidur, Pria ini Lecehkan Penumpang Wanita Dalam Bus JR Connexion Rute Juanda-Tamansari

Korban yang mengalami luka serius di bagian dada, kaki, dan sisi kanan tubuhnya sempat dievakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta.

Namun, menurut informasi yang diterima dari pihak rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

“Kondisi kendaraan korban mengalami kerusakan berat, terutama di bagian depan dan sisi kanan. Ini menunjukkan bahwa benturan yang terjadi cukup keras,” tambah Ipda Kemas Dody.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Termasuk memeriksa kondisi kendaraan dump truk yang terlibat dalam insiden ini.***

Berita Lainnya  Sudah 10 Hari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan