Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Dipolisikan, Kepala SPPG di Kota Bekasi Bantah Lecehkan Pegawainya

KOTA BEKASI – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, berinisial MKP membantah melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap pegawainya berinisial RDA.

Ia menjelaskan, perihal dirinya yang memegang tangan RDA, hal itu dimaskudkan untuk meminta maaf.

“Kalau di CCTV itu ada saya memegang tangan dia katanya secara kencang, tidak mungkinlah pelecehan. Itu dilihatin karyawan dan bahkan dalam kantor saya sendiri,” ungkapnya, Kamis (23/10/2025), seperti dilaporkan Jurnalis KompasTv, Alexander Blegur.

“Kalau bisa jelaskan, kemarin saya memegang tangan dia bukan pelecehan, tapi saya sedang minta maaf kepadanya untuk mulai bekerja lagi secara normal,” imbuhnya.

Sementara terkait dugaan kekerasan yang dialamatkan kepada dirinya, MKP turut membantahnya.

“Sebenarnya bukan tindakan kekerasan, ini hanya alasan perempuan itu untuk mendapatkan dukungan dari media,” ujarnya.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

Saat disinggung terkait pemicu peristiwa tersebut, ia mengaku hal itu dikarenakan korban yang dinilai tak menghargai dirinya.

Sebagai kepala SPPG, ia juga menyebut memberikan arahan ke pegawainya demi kebaikan SPPG. Namun, beberapa pendapatnya justru tidak dihiraukan yang bersangkutan.

“Saya agak pusing sama dia, bagaimana cara mengatur dia. Dia malah menyombongkan, katanya dia sudah tujuh tahun bekerja di akuntan, dan dia bahkan mengerti cara akuntan yang benar seperti apa. Lalu saya menanyakan kepada dia, jika kamu sudah bekerja tujuh tahun, kamu bisa mengertikan tentang namanya atasan dan bawahan seperti apa? Cara kamu berkata sama atasan, bawahan seperti apa?” ucapnya.

Berita Lainnya  Berawal dari 'Heureuy', Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

“Saya mengontrol sebagai Kepala SPPG yang dari arahnya yang salah menjadi benar, tapi malah salah sangka kepada saya. Karena kenapa? Kamu (korban) ketika saya mengutarakan pendapat, kamu selalu memotong-motong pendapat saya terus. Tidak ada pendapat yang benar,” sambungnya.

Lebih lanjut ia pun menilai hal ini hanyalah permasalahan internal, yang dibesar-besarkan oleh pegawainya tersebut.

“Ini sebenarnya masalah internal yang dibesar-besarkan saja. Karena dia bawahan dan saya atasan dia tidak mampu untuk membalas sebagaimana,” tegasnya.

“Akhirnya dia menggunakan power of public atau netizen netizen itu untuk mempercayai perempuan itu dalam membuat saya down dan membuat saya merasa bersalah,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, RDA melaporkan Kepala SPPG ditempat kerjanya ke Polres Metro Bekasi Kota, terkait dugaan pelecehan dan pengaiayaan.

Berita Lainnya  Satgas Premanisme Polda Jabar Tertibkan Jukir Liar, Calo hingga Penjual Miras

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pihaknya telah menerimma laporan korban terhadap Kepala SPPG di Bekasi tersebut.

“Terkait Kepala SPPG, kami sampaikan bahwa terhadap perkara dimaksud kita sudah terima laporan polisi,” ujarnya, Kamis.

Pihaknya pun tengah mendalami laporan polisi tersebut, dengan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), dan visum terhadap korban.

Selain itu, ia  juga menuturkan akan menjadwalkan pemanggilan para pihak untuk dimintai keterangan ihwal laporan yang dimaksud.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan