Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi : MTQH Bukan Sekedar Lomba Membaca Al-quran

Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat resmi dibuka di Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (15/6/2025) malam.

Kegiatan akbar yang berlangsung mulai 15 hingga 22 Juni 2025 ini diikuti 1.136 peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, dengan mengusung tema Cahaya Al-Qur’an: Spirit Lebih Bedas Menuju Jawa Barat Istimewa.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan perjalanan spiritual panjang yang dimulai dari masjid, pesantren, dan pengajian-pengajian di kampung halaman para peserta.

Menurutnya, membaca Al-Qur’an bukan sekadar mengejar estetika suara atau tartil semata, namun bagaimana ayat-ayat suci itu masuk ke dalam relung hati, membentuk kesadaran dan menjadi pedoman hidup.

“Al-Qur’an harus menjadi indra keenam, membimbing setiap langkah kehidupan manusia beriman. Dari estetika pembacaan akan lahir pemaknaan, dari pemaknaan akan lahir kesadaran, dan dari kesadaran itulah muncul akhlak,” tuturnya.

Lebih jauh, Dedi juga menyinggung pentingnya menghidupkan kembali tradisi pengajian di masjid-masjid kampung, yang menurutnya mulai terkikis oleh modernisasi cara belajar Al-Qur’an yang serba instan.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi dan PMI Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cibarusah

“Imam-imam kampung kita yang pagi-pagi sudah mengimami salat, siang ke sawah, sore mengajar ngaji, malam mengisi pengajian, semua dilakukan dengan ikhlas tanpa gaji. Justru merekalah yang pantas kita mintai doa, karena tangan mereka lebih suci dari tangan siapa pun,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar lomba membaca Al-Qur’an, melainkan forum pembinaan spiritualitas yang mendalam.

“Maka untuk itu, tadi saya berpesan, ini bukan forum balapan Formula E. Ini bukan forum liga. Ini adalah forum spiritualitas. Tidak penting menjadi juara umum, tidak penting menjadi juara pertama, kedua, ketiga.”

“Yang lebih penting adalah Al-Qur’an masuk ke dalam hati penyelenggara, ke dalam pemerintah, sehingga kebijakan-kebijakan pun menjadi adil. Maka terbebaslah orang-orang miskin, anak-anak yatim, dan terbangun peradaban hidup yang silih asah, silih asih, silih asuh. Di situlah Al-Qur’an menjadi cahaya,” jelasnya.

Berita Lainnya  Lagi, PT. PPJM Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Jompo, H. ME. Suparno : "Tidak Ada Kata Terakhir untuk Kebaikan"

Di tempat yang sama, Ketua Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Ajam Mustajam, menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar ajang lomba, tetapi warisan peradaban Islam yang telah mengakar kuat di Indonesia sejak 1968.

“MTQH merupakan media pemuliaan Al-Qur’an sekaligus pembinaan generasi Qur’ani, yang tidak hanya piawai membaca, tetapi juga mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujar Ajam.

Lebih jauh, Ajam menyoroti bagaimana Jawa Barat selama ini konsisten mencetak qori-qoriah, hafidz, hingga penggiat dakwah Qur’an berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Tak hanya menyoroti sisi kompetisi, Ajam juga menekankan peran MTQH sebagai ruang dakwah dan penguatan budaya Islam Nusantara yang bersinergi dengan kearifan lokal Jawa Barat.

Mulai dari tradisi ngamumule bahasa Sunda, seni marawis, qasidah, hingga pengajian-pengajian yang membangun spiritualitas masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Jawa Barat, Asep Sukmana, dalam laporannya menjelaskan bahwa MTQH tahun ini mempertandingkan sembilan cabang perlombaan.

Berita Lainnya  Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, serta dukungan penuh dari seluruh LPTQ kabupaten/kota se-Jawa Barat,” ujar Asep.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQH ke-39.

Ia juga mengajak para kafilah dan pengunjung untuk memanfaatkan momentum ini sekaligus menjelajah potensi wisata dan ekonomi di Kabupaten Bandung.

“Selama sepekan, kami harap para tamu tidak jenuh. Silakan kunjungi objek-objek wisata dan nikmati produk UMKM Kabupaten Bandung. Selain MTQ, ini juga menjadi momen penguatan ekonomi daerah,” ujar Dadang.

Tak hanya kompetisi tilawah dan hafalan, rangkaian MTQH ke-39 juga dimeriahkan dengan bazar UMKM yang dikoordinasikan bersama Dekranasda Kabupaten Bandung dan Jawa Barat.***

Sumber : TribunJabar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Motif Tekanan Ekonomi, Oknum Polisi Rampok Toko Emas

ACEH - Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh menangkap seorang oknum polisi yang diduga merampok...

Spanyol Rebut Gelar Piala Dunia, Pecahkan Rekor Laju Tak Terkalahkan

East Rutherford - Spanyol merebut gelar juara Piala Dunia 2026 dengan nyaris sempurna. Spanyol melengkapi suksesnya dengan menciptakan rekor baru laju tak terkalahkan terpanjang. La...

Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : “Cukup dengan Dana BOS”

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi kembali angkat bicara soal wacana pemberlakuan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA-SMK Negeri. Ia menyebut sudah...

Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

KARAWANG - Dinamika dualisme kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Kabupaten Karawang kembali menjadi perhatian publik pada pertengahan Juli 2026. Dalam rentang waktu...

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan