Senin, April 6, 2026
spot_img

Bupati Karawang Sepakat Terapkan Pendidikan Militer untuk Siswa Nakal, Tapi…?

Di momentum Hari Pendidikan Nasional, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sepakat untuk menerapkan pendidikan karakter berbasis militer yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Namun demikian, sampai hari ini Pemkab Karawang masih menunggu juklak-juknis dari Pemprov Jabar, terkait program pendidikan untuk menangangi persoalan kenakalan siswa ini.

“Kita masih belum ada turunan dari Pak Gubernur (juklak-juknis). Kalau sudah ada, ya gak masalah (direalisasikan),” tutur Bupati Aep, usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Jumat (2/5/2025).

Berita Lainnya  Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

Disampaikan Bupati Aep, sebenarnya Karawang sudah memiliki Satgas Pelajar untuk mengatasi persoalan kenalakan siswa yang sering terlibat tawuran ini.

Tetapi untuk pelaksanaan pendidikan karakter berbasis militer selama 6 bulan, Bupati Aep menegaskan jika Pemkab Karawang masih harus menunggu juklak-juknis dari Pemprov Jabar.

“Namun pendidikan karakter berbasis militer 6 bulan kita masih tunggu juklak-juknisnya. Kita kan belum tahu apakah nanti Kodim apa 305 (yang menjadi pusat tempat diklatnya),” kata Bupati Aep.

Berita Lainnya  Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

Tetapi beebicara komitmen pembangunan pendidikan, Pemkab Karawang juga sudah menyiapkan tanah seluas 5 hektar untuk pembangunan Sekolah Rakyat (sekolah bagi warga miskin atau miskin ekstream).

Termasuk berbicara pembangunan SDM yang kaitannya tenaga pendidik, Bupati mengaku sudah mengintruksikan BKPSDM untuk lebih selektif didalam menempatkan tenaga pendidik.

Begitupun dengan infrastruktur pendidikan, di tahun 2025 Karawang sedang fokus memperbaiki sekolah SD dan SMP yang rusak berat, sedang dan rusak ringan.

“Termasuk juga ada RKB (Ruang Kelas Baru). Ini sudah kita sinkronisasi. Mudah-mudahan setiap tahunnya sekolah di lima kecamatan selesai semua,”

Berita Lainnya  Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

“Tahun berikutnya gimana pak bupati?. Ya sama, setiap tahun kita target selesai lima kecamatan. Sehingga sampai akhir kepemimpinan saya bersama H. Maslani, semua persoalan infrastruktur pendidikan sudah selesai,” tandas Bupati Aep.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bantah Tudingan Danai Kasus Ijazah Jokowi,  Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim

JAKARTA -  Wakil Presiden RI ke-10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) bakal melaporkan tudingan dirinya sebagai pendana kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7...

KDM akan Tindak Pungli ‘Nembak KTP’ Rp 700 Ribu hingga Tarif Ilegal Jembatan Cirahong

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi segera menindaklanjuti dugaan pungutan liar yang terjadi pada seorang warga Kabupaten Bandung Barat saat akan membayar pajak...

SMK IDN Bogor Laporkan Keputusan Dedi Mulyadi ke Kemendagri dan Ombudsman

JAKARTA - Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut-larut. Setelah pihak kuasa hukum SMK IDN banding...

Polisi Buru Para Preman Kampung yang Aniaya Pemilik Hajatan hingga Tewas

PURWAKARTA - Polres Purwakarta terus melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pengeroyokan terhadap Dadang, warga Desa Kertamukti Kecamatan Campaka, yang tewas usai dikeroyok oleh sejumlah...

72 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Puluhan siswa dari empat sekolah harus menjalani perawatan intensif karena dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur. Hal...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan