Senin, Agustus 17, 2026
spot_img

Bupati Karawang Sepakat Terapkan Pendidikan Militer untuk Siswa Nakal, Tapi…?

Di momentum Hari Pendidikan Nasional, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sepakat untuk menerapkan pendidikan karakter berbasis militer yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Namun demikian, sampai hari ini Pemkab Karawang masih menunggu juklak-juknis dari Pemprov Jabar, terkait program pendidikan untuk menangangi persoalan kenakalan siswa ini.

“Kita masih belum ada turunan dari Pak Gubernur (juklak-juknis). Kalau sudah ada, ya gak masalah (direalisasikan),” tutur Bupati Aep, usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Jumat (2/5/2025).

Berita Lainnya  Manfaatkan Kemasan Botol Bekas, Mahasiswa KKN UBP Edukasi Warga Buat Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

Disampaikan Bupati Aep, sebenarnya Karawang sudah memiliki Satgas Pelajar untuk mengatasi persoalan kenalakan siswa yang sering terlibat tawuran ini.

Tetapi untuk pelaksanaan pendidikan karakter berbasis militer selama 6 bulan, Bupati Aep menegaskan jika Pemkab Karawang masih harus menunggu juklak-juknis dari Pemprov Jabar.

“Namun pendidikan karakter berbasis militer 6 bulan kita masih tunggu juklak-juknisnya. Kita kan belum tahu apakah nanti Kodim apa 305 (yang menjadi pusat tempat diklatnya),” kata Bupati Aep.

Berita Lainnya  Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep 'Dimusuhin' Anak Buahnya Sendiri

Tetapi beebicara komitmen pembangunan pendidikan, Pemkab Karawang juga sudah menyiapkan tanah seluas 5 hektar untuk pembangunan Sekolah Rakyat (sekolah bagi warga miskin atau miskin ekstream).

Termasuk berbicara pembangunan SDM yang kaitannya tenaga pendidik, Bupati mengaku sudah mengintruksikan BKPSDM untuk lebih selektif didalam menempatkan tenaga pendidik.

Begitupun dengan infrastruktur pendidikan, di tahun 2025 Karawang sedang fokus memperbaiki sekolah SD dan SMP yang rusak berat, sedang dan rusak ringan.

“Termasuk juga ada RKB (Ruang Kelas Baru). Ini sudah kita sinkronisasi. Mudah-mudahan setiap tahunnya sekolah di lima kecamatan selesai semua,”

Berita Lainnya  KKN Mahasiswa UBP di Amansari Ditutup Nobar Film Dokumenter

“Tahun berikutnya gimana pak bupati?. Ya sama, setiap tahun kita target selesai lima kecamatan. Sehingga sampai akhir kepemimpinan saya bersama H. Maslani, semua persoalan infrastruktur pendidikan sudah selesai,” tandas Bupati Aep.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Peringatan Hari Damai Aceh Berujung Ricuh, Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Polisi Tembakan Gas Air Mata

ACEH - Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Agenda doa tolak bala dan zikir akbar yang...

Bobby Nasution Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG yang Kondisinya Parah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjenguk salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi...

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan