Senin, September 21, 2026
spot_img

APBD Perubahan Bekasi Alami Penurunan, Difokuskan ke Infrastruktur

BEKASI – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Bekasi untuk tahun anggaran 2025 resmi disahkan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (30/09) malam.

Nilai APBD Perubahan tersebut tercatat sebesar Rp8,302 triliun lebih, mengalami penurunan sebesar Rp168 miliar lebih dibandingkan dengan asumsi awal APBD 2025 yang mencapai Rp8,471 triliun lebih.

Dalam laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi, pendapatan daerah sebelum pembahasan adalah Rp7,636 triliun lebih, namun setelah pembahasan meningkat menjadi Rp7,904 triliun lebih.

Sementara itu, belanja daerah yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp8,471 triliun lebih turun menjadi Rp8,302 triliun lebih. Kondisi ini menyebabkan defisit sebesar Rp398 miliar lebih yang ditutupi melalui surplus pembiayaan netto dari penerimaan pembiayaan daerah.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

Adapun rincian pendapatan daerah menunjukkan beberapa perubahan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp4,169 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp4,579 miliar lebih. Di sisi lain, pendapatan transfer meningkat menjadi Rp3,734 triliun atau naik sebesar Rp273 miliar lebih.

Dari sisi belanja, Belanja Pegawai turun sebesar Rp45,828 miliar lebih dari Rp3,294 triliun menjadi Rp3,248 triliun lebih. Kemudian Belanja Tidak Terduga mengalami kenaikan sebesar Rp4,727 miliar menjadi Rp35,219 miliar lebih, sementara Belanja Transfer tetap stabil di angka Rp1,005 triliun. Serta Belanja Lainnya dipangkas dari Rp4,140 triliun menjadi Rp4,013 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp127 miliar lebih.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam mengatakan, pasca pengesahan APBD Perubahan 2025, DPRD  merekomenasikan kepada Pemerintah Daerah agar mampu memilih skala prioritas pembangunan serta lebih fokus pada subtansi, bukan pendukung kegiatannya.

Berita Lainnya  Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-393, Karawang Terus Berbenah dan Bangun Infrastruktur

“Pemerintah Kabupaten Bekasi harus segera melakukan optimalisasi serta langkah-langkah inovasi layanan publik dengan menerapkan teknologi smart city untuk memaksimalkan pencapaian target PAD,” ungkapnya.

Saeful juga menambahkan rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih profesional dan menghasilkan keuntungan bagi daerah.

“Selain itu, kami juga mendorong agar pemerintah lebih intensif menggali potensi-potensi pendapatan daerah melalui aktivasi aset yang dimiliki dengan diawali kajian mendalam,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyampaikan bahwa APBD Perubahan tahun 2025 tetap difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang menjadi aspirasi masyarakat melalui reses dan Musrenbang. “Pada APBD Perubahan ini hanya dilakukan sinkronisasi program-program. Kegiatan tidak terlalu besar karena terkendala waktu yang singkat,” jelas Ade.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Setujui Perubahan KUA - PPAS 2026 dan Bahas Raperda APBD 2027

Ade juga mengingatkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja optimal memanfaatkan sisa waktu tahun 2025 setelah evaluasi gubernur selesai.

“Kami berharap kepala OPD bekerja semangat dan memanfaatkan waktu dengan baik demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bekasi,” tandasnya.***

Artikel ini telah tayang di BeritaCikarang.com : https://beritacikarang.com/apbd-kabupaten-bekasi-melorot-rp168-miliar/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Andre Taulany dan Amanda Rigby Sah Jadi Pasangan Suami-Istri

Andre Taulany dan Amanda Rigby sah menjadi pasangan suami istri (pasutri). Mereka melangsungkan pernikahan pada Minggu (20/9/2026). Prosesi akad nikah berlangsung dengan hangat dan khidmat...

KDM atau H. Jenal Aripin yang ‘Cuci Tangan’, Askun : “Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?”

KARAWANG - Terkait siapakah sebenarnya yang sedang 'cuci tangan' dalam persoalan kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang Selatan akibat aktivitas truk bertonase muatan material tambang...

Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :”Saya Dalami Dulu ya!”

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana kembali menjalankan tugas pemerintahan setelah resmi bebas dari Lapas Perempuan Pangkalpinang. Hellyana mengatakan dirinya akan kembali menjalankan tugas sebagai...

Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Personel TNI mengamankan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan