Minggu, September 27, 2026
Google search engine

Para Pelaku Pengeroyokan Anak Disabilitas Dipolisikan

KARAWANG – Kasus anak disabilitas berinisial R (15) yang dikeroyok oleh warga Cilamaya, Karawang berbuntut panjang. Ibu angkat R, melaporkan para terduga pelaku ke Polres Karawang.

Tim Hukum Kelurahan Sindang Kasih Purwakarta, Aris Nurjaman menyampaikan, pelaporan ini dilakukan atas dasar; korban masih di bawah umur (disabilitas tuna grahita), kondisi korban cukup parah dan hingga saat ini masih koma, lalu tidak ada itikad baik dari warga yang melakukan penganiayaan terhadap R.

Berita Lainnya  Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

“Meskipun sudah ada yang dateng dari dusun Desa Cilamaya, tapi hanya sebatas dateng, tidak ada tindak lanjut. Pembiayaan RS pun dicover oleh Pemerintah Purwakarta,” ungkapnya kepada tvberita, Selasa (11/11).

Aris mengatakan, untuk sementara laporan polisi sudah diajukan, namun pihaknya akan kembali ke Polres Karawang untuk membawa hasil visum sebagai barang bukti.

“Kami sudah mengajukan laporan ke Polres, sekarang cek TKP terlebih dahulu ke wilayah Cilamaya wetan, setelah cek TKP, ke RSUD Bayu Asih untuk minta hasil visum untuk dijadikan alat bukti awal,” ungkapnya.

Berita Lainnya  2 Pemuda Pemeran 'A Day in My Life' Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Ibunda korban, Rani Nurani mengungkapkan bahwa R sudah menjalani operasi kepala pada Minggu, (9/11). Namun sejak masuk RSUD Karawang hingga dipindahkan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, kondisi R tak kunjung membaik.

“Sampai sekarang masih koma, sudah operasi juga belum sadarkan diri. Berharap anak saya cepet sembuh lagi, dan pelaku diadili,” katanya.

Keluarga korban berharap polisi bisa menangkap pelaku yang mengeroyok R, sebab hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui kronologi pasti.

Berita Lainnya  Beli Rokok Tapi Duitnya Kurang, Preman Kampung ini Ancam Gadis Pemilik Warung, Berakhir Diciduk Polisi

“Anak saya gak mungkin maling, emang sering kabur-kaburan karena disabilitas. Dia masuk rumah orang di Purwakarta juga udah pada tau, dan gak pernah ada barang ilang,” tandasnya. (*)

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan