Minggu, Juli 26, 2026
spot_img

Yel-yel Pemakzulan Gibran Menggema, Saat Roy Suryo Cs Geruduk Kemendikdasmen

JAKARTA – Roy Suryo Cs menggeruduk Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2025) sore.

Mereka menuntut Kemendikdasmen untuk mencabut SK penyetaraan ijazah SMA Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Suasana pun memanas kala Roy Suryo Cs hendak memasuki gedung utama Kemendikdasmen. Pasalnya, petugas keamanan tak memperbolehkan semua orang yang menemani Roy masuk ke dalam gedung.

Terlihat, ahli digital forensik Rismon Sianipar hingga advokat Kurnia Tri Royani melobi dengan petugas keamanan. Para pendukung Roy yang sebagian besar adalah emak-emak ini pun bersikeras agar bisa masuk ke dalam.

Petugas keamanan pun telah bersiaga di pintu masuk Kemendikdasmen. Lantas, para emak-emak menyanyikan yel-yel agar Gibran dimakzulkan. Terlihat, Roy hanya tersenyum “Makzul, makzul makzulkan Gibran.

Berita Lainnya  Cinta Segitiga Anak Punk Berujung Maut, Selebgram Mondy Tatto Ditetapkan Tersangka

Makzulkan Gibran sekarang juga,” seru para emak-emak.

Hingga akhirnya, Roy berbicara agar dirinya masuk sendiri. Tak berselang lama, Roy kembali dan menyampaikan Rismon, Tifa, dan kuasa hukumnya Jahmada Girsang diperbolehkan masuk.

Sebelumnya, Roy Suryo Cs menggeruduk Kemendikdasmen, Kamis (16/10/2025) sore. Kedatangannya, untuk mendesak Kemendikdasmen mencabut SK penyetaraan SMA Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Roy membawa salinan Surat Keterangan (SK) yang menyatakan Gibran telah menyelesaikan pendidikan grade 12 di UTS Insearch, Sydney, Aurtralia. SK itu diterbitkan pada 6 Agustus 2019.

“Ya, yang jelas ini aja, surat keterangan ini menurut banyak pakar hukum juga ini tidak sah. Satu, ini harusnya berwujud surat keputusan, menimbang, dan seterusnya. (Padahal) ini hanya surat keterangan dan kita mau tanya dasarnya surat keterangan,” kata Roy sebelum masuk.

Berita Lainnya  Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

Ia berkata, ada10 syarat penyetaraan, salah satunya rapor hingga kelas 3 atau 12 SMA. Namun, Roy mengaku hanya mendapat dua lembar salknan rapor Gibran yakni pada kelas 10 dan 11 SMA.

“Kurang, harusnya ada kelas 12. Nah, kelas 12 itu mau dicari-cari, coba diakali dengan UTS. UTS tidak mungkin menerbitkan rapor kelas 12, karena kelas 12 itu adalah kelas 3 SMA,” kata Roy.

Namun, ia berkata, UTS yang ada di Australia itu hanya lembaga kursus, bukan lembaga pendidikan.

“Jadi hanya matrikulasi. Ini panjangnya sebenarnya maksimal 12 bulan, minimal 9 bulan. Gibran itu hanya 6 bulan, fakta itu sudah, Gibran itu hanya 6 bulan dan tidak lulus,” katanya.

Berita Lainnya  Pick Up Rombongan Antar Pengantin di Indramayu Ditabrak Truk Tronton, 13 Penumpang Meninggal Dunia

“Makanya akan kami pertanyakan, dan mendesak suratnya dicabut. Kalau suratnya dicabut, berarti syarat Gibran untuk menduduki posisi selaku wakil presiden sekarang, gugur, berarti dia wajib dimakzulkan,” pungkasnya.***

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Kamis, 16 Oktober 2025 – 18:19 WIB oleh Achmad Al Fiqri dengan judul “Yel-Yel Pemakzulan Gibran Menggema saat Roy Suryo Cs Tak Dibolehkan Masuk Kemendikdasmen | Halaman 3”. Untuk selengkapnya kunjungi:
https://nasional.sindonews.com/read/1633193/12/yel-yel-pemakzulan-gibran-menggema-saat-roy-suryo-cs-tak-dibolehkan-masuk-kemendikdasmen-1760613009/10

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan