Minggu, Juni 28, 2026
spot_img

Soal Janji 1.000 Rumah Panggung di Karawang, Dedi Mulyadi : Datanya Gak Ngirim-ngirim, Gimana Kita Bisa Membangun

KARAWANG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pernyataan atas janjinya yang tak kunjung terealisasi, mengenai pembangunan 1.000 rumah panggung di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang.

Menurut KDM, rencana pembangunan rumah panggung di Karangligar untuk mengatasi persoalan banjir sebetulnya sudah ada rekomendasi dari Bupati Karawang. Tetapi persoalannya pihak pemerintahan desa setempat tak kunjung mengirimkan data warga yang akan dibangun rumah panggung tersebut.

Berita Lainnya  Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

“Karangligar sudah jelas. Sudah ada rekomendasi dari Bupati Karawang, tapi belum ada data yang diserahkan oleh pihak desa,” tutur KDM, saat kesempatan berkunjung ke Pemkab Karawang, Kamis (18/9/2025).

“Sampai hari ini data yang masuk yang harus dibangunkan rumah oleh Pemprov baru 50 orang. Datanya gak ngirim-ngirim, gimana kita bisa membangun,” timpalnya, dilansir dari dokumentasi video PWI Karawang.

Namun demikian, KDM menyampaikan untuk penanganan banjir di Karangligar secara komperhensif sudah dianggarkan di tahun 2026 yang bersumber dari APBN, dari sisi penanganan banjir Karangligar

Berita Lainnya  Massa Aksi Tuntut Tutup Permanen dan Tangkap Pemilik Theatre Night Mart

“Tetapi kalau dari sisi pembangunan rumahnya, Pemprov akan membangunkan 25 unti sesuai pengajuan,” katanya.

Sementara bagi warga Karangligar yang tidak mau dibangunkan rumah panggung, KDM mengaku jika Pemprov Jabar akan memberikan insentif.

“Sisanya kami akan memberikan insentif bagi warga yang tidak bersedia dibangunkan rumah,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Perairan Tarumjaya – Bekasi Diduga Tercemar Limbah Industri, Nelayan Sampai Menjerit Minta Bantuan Prabowo dan Dedi Mulyadi

BEKASI - Kondisi airnya yang berubah menjadi lebih hitam dan berbau, laut di perairan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga tercemar limbah industri. Akibatnya, para...

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

GEGARA program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak dikecam mahasiswa, Presiden dan Wakik Presiden, Prabowo - Gibran sudah dua kali disantet mahasiswa. Ini bukanlah ritual...

Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

JAKARTA -  Komnas Perempuan menyatakan kasus penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi...

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan