Selasa, Juni 23, 2026
spot_img

Jembatan PT. Jui Shin Tak Berizin, Beranikah Pemda Karawang Membongkar?

KARAWANG – Jembatan PT. Jui Shin Indonesia yang berada di perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang, tepatnya di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, diduga belum memiliki izin resmi.

Hal ini diketahui berdasarkan surat yang dikeluarkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dengan Nomor SA0203-Av/ 708 yang diterbitkan tanggal 21 Agustus 2025.

Menyikapi persoalan ini, Pengamat Kebijakan Pemerinta, Asep Agustian SH. MH mendesak agar Pemda Karawang untuk segera membongkar jembatan tersebut, mengingat jembatan tidak memiliki manfaat untuk masyarakat Karawang.

Berita Lainnya  Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

“Jika memang sudah ada dasar surat dari BBWS Citarum yang menyatakan tidak pernah mengizinkan jembatan itu dibangun, ya jembatan itu harus dibongkar. Karena tidak ada izin, sama saja itu disebut bangli alias bangunan liar,” kata Asep Agustian, Selasa (2/9/2025).

Diketahui, selama ini kendaraan PT. Jui Shin Indonesia menggunakan jalan di Karawang setelah melewati jembatan tersebut. Dan kerusakan jalan di Karawang Selatan selama ini diduga salah satu penyebabnya karena kendaraan bertonase lebih PT. Jui Shin Indonesia.

Berita Lainnya  FORDAS Cilamaya Berbunga Ajak MUI dan Ormas Islam 'Dakwahkan' Kampanye Lingkungan Hidup Lewat Khutbah Jumat

Tetapi karena lokasi pabrik semen ini berada di Bekasi, sehingga tidak ada kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara di sisi lain, pabrik semen ini mengambil bahan baku di Karawang yang selama ini sering diprotes oleh para aktivis lingkungan Karawang.

“Saya pikir, ya bongkar saja jembatannya, toh gak ada izin dan gak ada pemasukan pajak ke Pemda Karawang,” tegasnya.

“Itu kendaraan PT. Jui Shin, baik bannya, tonasenya lewat Karawang, tapi ‘beraknya’ ke Bekasi, sinting kan?. Ya untuk apa dibiarkan terus, bongkar segera jembatannya,” timpal Asep.

Berita Lainnya  Desak Usut Mafia Pembiayaan Kredit Perumahan, Arya Mandalika Demo Sendirian di Bank BTN Karawang

Praktisi hukum yang akrab disapa Askun ini kembali menegaskan, agar Pemda Karawang tidak perlu ragu untuk membongkar jembatan PT. Jui Shin Indonesia.

“Bongkar, biar saja PT. Jui Shin lewat jalan lain, enggak ada kontribusi sama sekali,” tutupnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Desak Usut Mafia Pembiayaan Kredit Perumahan, Arya Mandalika Demo Sendirian di Bank BTN Karawang

KARAWANG - Dugaan praktik bermasalah dalam pembiayaan kredit perumahan kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Presiden Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika, Hendra Supriatna, SH.,...

Kejari Jaksel Batal Tahan Roy Suryo dan Tifauziah

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa dalam kasus...

UHC Terancam Dicabut, Ratusan Massa Geruduk Kantor Pemkab Purwakarta

PURWAKARTA - Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat menggelar aksi damai di halaman kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Purwakarta,...

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Hukum

Kejari Jaksel Batal Tahan Roy Suryo dan Tifauziah

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa dalam kasus...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan