Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Ribuan Perusahaan Dikumpulkan, Bupati Berharap Tak Ada Lagi Paradigma Negatif Soal Tenaga Kerja Lokal

KARAWANG – Ribuan HRD/GA atau perwakilan dari perusahaan/industri dikumpulkan Pemkab Karawang di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang, Kamis (31/5/2025).

Kehadiran mereka dalam rangka rapat koordinasi sinergitas program ketenagakerjaan pemkab dengan industri, khususnya mengenai Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Melalui kesempatan ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa pemkab akan memberikan jaminan kondusivitas investasi, asalkan keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat yang baik untuk warga Karawang.

Berita Lainnya  Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Karawang Resmikan Gedung Baru IGD dan Perawatan Kritis RSUD

“Saya berharap agar perusahaan terbuka menerima pekerja dari warga Karawang,” tutur Bupati Aep.

Ditegaskannya, Pemkab Karawang akan menjamin kondusivitas perusahaan manapun yang secara terbuka memasukan lowongan kerja untuk warga Karawang melalui aplikasi infoloker Disnaker.

Dan pemkab juga menjamin perusahaan tidak akan menerima intervensi ataupun gangguan baik dari oknum lingkungan, LSM atau siapapun. “Jika ada lapor saya, maka akan saya tindak tegas,” katanya.

Ditegaskan Bupati Awp, seleksi pemilihan calon karyawan sepenuhnya adalah hak perusahaan. Pemkab hanya menyediakan wadah untuk mempermudah masyarakat Karawang mencari kerja.

Berita Lainnya  Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

“Pemkab tidak mengintervensi apalagi menitipkan. Semua terbuka dan bersaing secara sehat dan sesuai kebutuhan perusahaan,” katanya.

Dijelaskan Bupati Aep, aplikasi infoloker dibuat bertujuan agar warga Karawang bisa mengakses info lowongan kerja dengan terbuka, dan mempersempit ruang gerak oknum-oknum yang memanfaatkan informasi lowongan kerja.

“Saya juga berharap, tidak ada lagi paradigma negatif dari perusahaan kepada warga Karawang. Banyak bukti orang Karawang berprestasi. Ada yang juara olimpiade matematika, menjadi tokoh nasional dan sosok yang sukses lainnya,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan