Senin, September 21, 2026
spot_img

Rp 15 Miliar Digelontorkan untuk Bangun Underpass Gorowong

KARAWANG – Menggunakan APBD Karawang, Pemkab Karawang menggelontorkan Rp 15 miliar untuk pembangunan underpass di bawah perlintasan rel kereta api Gorowong di wilayah Warungbambu.

Lintasan itu berada di Jalan Suhud Hidayat yang menghubungkan daerah Karawang Timur menuju Telukjambe Timur dan Karawang Kota.

Selain itu, perlintasan ini kerap menjadi sumber kemacetan dan beberapa kali terjadi kecelakaan pengendara tertabrak kereta api yang melintas.

Pembangunan undepass ini akan dimulai 5 Agustus 2025 hingga 25 Desember 2025. Selama pembangunan akan dilakukan penutupan sementara ruas Jalan Suhud Hidayat, mulai dari Bundaran Wirasaba hingga Jalan Surotokunto, terkecuali untuk masyarakat sekitar.

Selama masa penutupan, masyarakat dapat menggunakan ruas jalan Wirasaba – Johar, Wirasaba – Tuparev, dan Wirasaba – Anggadita.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang, Tri Winarno, mengatakan proyek pembangunan underpass Gorowong memiliki nilai anggaran sebesar Rp 15 miliar yang bersumber dari APBD Karawang.

Proyek tersebut juga telah ditetapkan sebagai proyek strategis daerah dan mendapat pendampingan dari Pengawal dan Pengaman Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Negeri Karawang.

“Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perkeretaapian. Tujuannya agar perlintasan sebidang tidak lagi digunakan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” ujar Tri saat dihubungi melalui telepon, Rabu (30/7/2025).

Tri mengatakan, underpass Gorowong akan dibangun dengan konstruksi dua jalur, lengkap dengan median tengah serta ketinggian 2,5 meter.

Keberadaan underpass diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan kereta api dan memperlancar arus lalu lintas yang kerap terhambat akibat palang kereta.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan