Rabu, April 29, 2026
spot_img

KDM Dorong Penataan Jalur Infrastruktur Cirebon untuk Menarik Wisatawan

CIREBON – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong Pemerintah Kota Cirebon untuk menata jalur pedestrian, jalan lingkungan, dan gang-gang permukiman agar lebih rapi, nyaman, dan menarik bagi wisatawan.

Hal tersebut disampaikan KDM – sapaan akrab Gubernur Dedi Mulyadi saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon di Gedung DPRD Kota Cirebon, Sabtu (28/6/2025).

“Standarnya sederhana, jalan-jalan harus baik. Gang-gang kecil dipaving dan ditanami pepohonan agar rindang. Kalau jalannya mulus, trotoarnya artistik dan tertata, itu akan jadi daya tarik wisatawan,” ujar KDM

Berita Lainnya  Wamendagri Sidak Pemkot Bekasi, Tanggapi Kebijakan Tri Adhianto

Untuk merealisasikan hal tersebut, KDM menyatakan siap bersinergi dengan Wali Kota Cirebon Effendi Edo dalam pengalokasian anggaran daerah, khususnya untuk pembangunan infrastruktur.

“Keterbukaan dalam transparansi anggaran daerah agar diketahui oleh seluruh warga kota Cirebon. Saya yakin dengan APBD nya dibuka (transparan) itu nanti akan banyak alokasi anggaran yang dibelanjakan untuk infrastruktur karena kota itu jalannya harus pada mulus trotoarnya artistik tertata,” tegas KDM.

Selain infrastruktur jalan dan trotoar, KDM juga menyoroti pentingnya penataan daerah aliran sungai agar bersih dan bebas dari sampah.

Berita Lainnya  Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

“Daerah aliran sungainya harus bersih, diperhatikan sampah-sampahnya,” tambahnya.

KDM juga mendorong Pemkot Cirebon menciptakan ciri khas budaya dalam aktivitas perdagangan, salah satunya dengan mengenakan pakaian tradisional saat berjualan.

“Pedagang ditata ditempatkan secara baik bahkan punya khas. Kalau hari apa pakai baju khas Cirebon, baik laki-laki maupun perempuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan kota yang tangguh terhadap perubahan iklim dan berkelanjutan.

Berita Lainnya  Menkeu Purbaya Minta Program MBG Lebih Efisien

“Bagian dari komitmen kami membangun kota yang tangguh menghadapi perubahan iklim,” ucap Effendi.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas utama Pemkot Cirebon demi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Peningkatan infrastruktur akan menjadi prioritas kami. Kebijakan yang kami ambil harus berpihak pada keberlanjutan dan kesejahteraan warga,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

Jadi Broker Proyek, Lippo Diperiksa Polda Metro Jaya

JAKARTA - Polda Metro Jaya memeriksa anggota kepolisian aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias Lippo, terkait dugaan keterlibatan sebagai broker proyek pengadaan...

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Jelang May Day, Kapolres Karawang: Awas! Provokasi di Medsos

KARAWANG - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026 mendatang, Polres Karawang mulai memperketat pengamanan. Selain kesiapan fisik di lapangan,...

Oknum Ustaz Diduga Cabuli Santriwati hingga Hamil, Warga Demo Pondok Pesantren

KARAWANG - Puluhan warga Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggelar aksi protes terhadap salah satu yayasan pondok pesantren (ponpes), Senin (27/4/2026) malam. Aksi...

Hukum

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan