Kamis, September 24, 2026
Google search engine

KDM Dorong Penataan Jalur Infrastruktur Cirebon untuk Menarik Wisatawan

CIREBON – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong Pemerintah Kota Cirebon untuk menata jalur pedestrian, jalan lingkungan, dan gang-gang permukiman agar lebih rapi, nyaman, dan menarik bagi wisatawan.

Hal tersebut disampaikan KDM – sapaan akrab Gubernur Dedi Mulyadi saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon di Gedung DPRD Kota Cirebon, Sabtu (28/6/2025).

“Standarnya sederhana, jalan-jalan harus baik. Gang-gang kecil dipaving dan ditanami pepohonan agar rindang. Kalau jalannya mulus, trotoarnya artistik dan tertata, itu akan jadi daya tarik wisatawan,” ujar KDM

Berita Lainnya  Prabowo : "Biaya Pendidikan Sekolah Negeri hingga Universitas Harus Gratis"

Untuk merealisasikan hal tersebut, KDM menyatakan siap bersinergi dengan Wali Kota Cirebon Effendi Edo dalam pengalokasian anggaran daerah, khususnya untuk pembangunan infrastruktur.

“Keterbukaan dalam transparansi anggaran daerah agar diketahui oleh seluruh warga kota Cirebon. Saya yakin dengan APBD nya dibuka (transparan) itu nanti akan banyak alokasi anggaran yang dibelanjakan untuk infrastruktur karena kota itu jalannya harus pada mulus trotoarnya artistik tertata,” tegas KDM.

Selain infrastruktur jalan dan trotoar, KDM juga menyoroti pentingnya penataan daerah aliran sungai agar bersih dan bebas dari sampah.

Berita Lainnya  Cakra Khan Sukses Hibur Warga Karawang, Bupati Aep : "Tahun Depan Sheila on 7"

“Daerah aliran sungainya harus bersih, diperhatikan sampah-sampahnya,” tambahnya.

KDM juga mendorong Pemkot Cirebon menciptakan ciri khas budaya dalam aktivitas perdagangan, salah satunya dengan mengenakan pakaian tradisional saat berjualan.

“Pedagang ditata ditempatkan secara baik bahkan punya khas. Kalau hari apa pakai baju khas Cirebon, baik laki-laki maupun perempuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan kota yang tangguh terhadap perubahan iklim dan berkelanjutan.

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

“Bagian dari komitmen kami membangun kota yang tangguh menghadapi perubahan iklim,” ucap Effendi.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas utama Pemkot Cirebon demi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Peningkatan infrastruktur akan menjadi prioritas kami. Kebijakan yang kami ambil harus berpihak pada keberlanjutan dan kesejahteraan warga,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan