Rabu, November 4, 2026
Google search engine

100 Siswa di Depok Bersiap Dikirim ke Barak Militer

Sebanyak 100 siswa peserta program Pembinaan Karakter dan Bela Negara dari sejumlah sekolah di Kota Depok dikumpulkan di halaman Balai Kota Depok, Sabtu (31/5/2025) pagi.

Para siswa hendak diberangkatkan menuju lokasi pembinaan karakter di barak militer Kostrad 1 Cilodong Depok.

Pantauan Kompas.com, ada 75 siswa laki-laki dan 25 murid perempuan. Mereka menggunakan atasan kemeja putih, celana panjang hitam, dan sepatu dominan hitam.

Para siswa mengikuti arahan panitia dengan tertib baris berbaris. Di lokasi tersebut, tampak pula orangtua siswa yang menyaksikan jalannya acara. Beberapa mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.

Berita Lainnya  Mulai 2027, Sekolah di Karawang Bakal Ada Ekstrakurikuler Baca Tulis Qur'an

Menurut informasi dari panitia, para peserta akan diberangkatkan ke barak milik setelah mendapatkan pengarahan dari Wali Kota Depok Supian Suri. Arahan tersebut sekaligus menjadi simbol pelepasan kegiatan pembinaan karakter dan bela negara.

“Kami masih menunggu Pak Wali Kota datang dulu, nanti ada pengarahan singkat sebelum pemberangkatan,” ujar salah satu petugas dari kejauhan.

Sejumlah siswa mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Namun, ada juga yang terlihat gugup karena baru pertama kali jauh dari rumah.

Berita Lainnya  Aliansi Mahasiswa UBP Karawang Desak Rektorat Penuhi 8 Tuntutan, dari UKT hingga Batalkan Pembekuan Ormawa

“Sempat deg-degan, tapi enggak apa-apa, biar bisa disiplin, biar bisa lebih baik,” ujar Irga (14), salah satu peserta dari SMP 25 Depok.

Seperti diketahui, Pemkot Depok melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar program Pembinaan Karakter dan Bela Negara untuk remaja berusia 13 hingga 15 tahun di “barak militer”.

Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme, selaras dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung selama sepuluh hari.***

Berita Lainnya  Mulai 2027, Sekolah di Karawang Bakal Ada Ekstrakurikuler Baca Tulis Qur'an

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan