Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Bismillah, Gedung Dakwah PCNU Karawang Mulai Dibangun

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Di tanah wakaf mantan Wakil Bupati Karawang, Almarhum H. Shalahudin Muftie seluas 2.815 meter di Kelurahan Tanjungpura, gedung dakwah Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Karawang mulai dibangun.

Peletakan batu pertama ini bukan hanya dihadiri oleh Rois Syuriah dan Tanfidziyah PWNU Jawa Barat, tetapi juga dihadiri oleh sejumlah pejabat lain.

Diantaranya seperti Ketua DPRD, Kepala BPN, Kepala Kemenag, Ketua MUI, Kapolsek setempat, Ketua Muhammadiyah, Ketua LDII, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dea Eka Rizaldi SH, Anggota DPRD Karawang lainnya seperti Iqbal Jamalulail, Taman SE dan istrinya Teh Yusni Rinzani, serta politisi lain seperti Ketua DPD Partai Golkar Karawang, H. Sukur Mulyono.

Ketua PCNU Karawang, Kang Dede Permana menyampaikan, sejak tahun 1937 Nahdatul Ulama sudah lahir di Karawang. Kantor PCNU di Jalan Dewi Sartika selama 5 periode kepengurusan telah menjadi saksi sejarah dalam perjalanan syiar islam Nahdatul Ulama di Karawang.

Tetapi ternyata, kantor tersebut bukan merupakan tanah wakaf NU. Sehingga kepengurusan PCNU Karawang Periode 2022-2027 mencari alternatif lain untuk membangun gedung dakwah yang lebih refresentatif.

Sehingga di tanah 2.518 meter yang merupakan wakaf mantan Wakil Bupati Karawang, Almarhum H. Shalahudin Muftie, maka gedung dakwah PCNU Karawang mulai dibangun.

“Kami bismillah akan membangun gedung dakwah dengan RAB 8 miliar untuk 3 lantai. Target 1 tahun ini mungkin selesai 1 lantai dulu,” tutur Deden Permana, Kamis (26/12/2024).

“Kami kepengurusan 2022-2027, kami ingin menorehkan sejarah membangun gedung dakhwah yang selama ini kita cita-citakan bersama,” timpalnya.

Masih dalam sambutan, Ketua Tanfidziyah PWNU Jabar, KH. Juhadi Muhammad SH meyakini, jika gedung dakwah NU Karawang akan cepat selesai, melihat banyak warga NU yang sudah mapan. Terlebih, banyak juga warga NU yang menjadi stakeholder di pemerintahan.

Gedung dakwah NU yang akan menjadi magnet, tentu pemerintah membutuhkan peranan NU. Karena NU, Muhammadiyah dan Ormas islam lainnya adalah penyeimbang di dalam membangun stabilitas negara.

“Sangat penting keberadaan NU. Oleh karena itu, baik warga maupun pejabat NU, mari kita sama-sama mendukung suksesnya pembangunan gedung dakwah NU ini,” tuturnya.

Terpantau, dalam kesempatan peletakan batu pertama gedung dakwah NU ini juga dilakukan ‘lelang infak’ bagi jama’ah NU yang hadir. Infak yang terkumpul di awal adalah sebagai berikut :

– Tanfidziyah PWNU Rp 10 juta
– Kepala Kemenag Rp 25 juta
– Ketua DPRD Rp 10 juta
– Rois Syuriah Rp 25 juta
– Dewan Dea Eka 10,2 juta
– Mustasar Rp 5 juta
– Dewan Taman Rp 10 juta
– Dewan Gus Iqbal Rp 5 juta
– Kepala BPN Rp 25 juta
– Muslimat Majalaya Rp 1,5 juta
– Khatib Rp 3 juta

***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jual Tanah Negara ke Perusahaan, Kades di Subang dan 4 Anak Buahnya Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Diduga terlibat dalam pengalihan aset negara secara ilegal, Kepala Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, serta 4 perangkatnya ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Kajari...

9 Warga Subang Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan

SUBANG - Sebanyak 9 warga Kabupaten Subang dilaporkan tewas setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan jenis Vodka BigBoss atau yang dikenal dengan sebutan gembling...

Transportasi Modern Transjabodetabek Resmi Beroperasi, Layani Rute Cawang – Jababeka

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik peluncuran layanan Transportasi Modern Transjabodetabek rute Cawang–Jababeka Cikarang yang dinilai mampu membantu masyarakat, khususnya pekerja dari Kabupaten...

Reses Abi Azis, Masyarakat Dapil 4 Lebih Dominan ke Aspirasi Pembangunan Pertanian

KARAWANG - Agenda Reses II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Karawang - Jawa Barat resmi dimulai. Khusus untuk wilayah Dapil 4 yang meliputi Kecamatan...

Bukan Diskotik, Theatre Night Mart Tegaskan Hanya Ajukan Izin Reto dan Bar di Jalan Tuparev

KARAWANG - Polemik dan kontroversi bakal adanya Tempat Hiburan Malam (THM) di jantung Kota Karawang, tepatnya di kawasan bisnis dan perdagangan di Jalan Tuparev,...

Peristiwa

9 Warga Subang Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan

SUBANG - Sebanyak 9 warga Kabupaten Subang dilaporkan tewas setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan jenis Vodka BigBoss atau yang dikenal dengan sebutan gembling...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI