Kamis, April 30, 2026
spot_img

Warga Karawang Harus Tahu, Ini Skala Prioritas Pembangunan Bupati Aep

Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 di Aula Husni Hamid, Senin (28/4/2025).

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal penting untuk mempercepat pembangunan, seiring dengan rencana Provinsi Jawa Barat menetapkan arah kebijakan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Aep menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengapresiasi keterwakilan Karawang di DPRD Provinsi Jawa Barat yang dinilai cukup signifikan.

“Kita patut bangga, Karawang memiliki jumlah anggota DPRD provinsi yang banyak. Ini menjadi kekuatan untuk mendorong pembangunan daerah,” ujar Aep.

Aep mengingatkan bahwa membangun Karawang yang begitu luas tidak bisa dilakukan sendiri.

Berita Lainnya  Prabowo Gelar Reshuffle Kabinet

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan masyarakat. Sebagai contoh keberhasilan, ia menyebutkan program penghapusan pajak PBB pada tahun 2023 yang hingga kini masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam arahannya, Aep menyebutkan sejumlah prioritas pembangunan. Pertama, perbaikan infrastruktur jalan, terutama konektivitas dari Tempuran ke Telagasari serta pelebaran jalan dari Pedes ke Rengasdengklok.

“Infrastruktur menjadi tulang punggung pembangunan. Kita ingin konektivitas antarwilayah semakin baik,” katanya.

Prioritas kedua adalah peningkatan pelayanan publik dengan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di Cikampek yang ditargetkan selesai tahun ini.

Menurut Aep, keberadaan MPP di Cikampek akan mempermudah akses layanan masyarakat di wilayah Cikampek, Jatisari, Banyusari, Kotabaru, hingga Purwasari, tanpa harus ke pusat kota Karawang.

Ketiga, Aep menyoroti kebutuhan pembangunan dan renovasi sekolah, khususnya tingkat SD dan SMP di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi lima kecamatan.

Berita Lainnya  Pasca Tabrakan Maut Kereta Api, Pemkot Bekasi Percepat Pembangunan Flyover

Ia mengungkapkan banyak sekolah di daerah tersebut sudah sangat tua dan membutuhkan perhatian serius.

“Kalau di dapil lain relatif sudah bagus, tapi di Jayakerta dan Cilebar, misalnya, masih banyak yang perlu intervensi,” jelasnya.

Selain itu, Aep menargetkan pembangunan 50 puskesmas yang dilengkapi fasilitas rawat inap hingga tahun 2027. Saat ini, dari total puskesmas yang ada, baru sekitar 30-an yang memiliki fasilitas tersebut.

Ia berharap setiap puskesmas bisa memberikan layanan kesehatan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Dalam bidang pengelolaan lingkungan, Aep menyoroti masalah banjir di Karangligar yang melibatkan dua sungai besar, Cibeet dan Citarum.

Ia mengungkapkan adanya dukungan anggaran sekitar Rp 55 hingga Rp 60 miliar dari BBWS untuk proyek penanganan banjir tersebut.

Berita Lainnya  Polemik Dana Hibah Rp 100 Juta untuk RW, DPRD Minta Pencairan Ditunda

“Kita akan duduk bersama BBWS, PJT II, camat, dan dinas terkait untuk menyamakan langkah. Mana yang menjadi kewenangan pusat, mana yang daerah,” paparnya.

Terakhir, Aep menegaskan komitmen Pemkab Karawang dalam menjaga lahan pertanian melalui RP2B (Rencana Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) yang mengamankan sekitar 88.000 hektare sawah.

Ia juga meminta Bappeda untuk memperkuat perencanaan berbasis data, termasuk master plan pembangunan jalan penghubung di kawasan Klari.

“Kelemahan kita selama ini di perencanaan. Sekarang Alhamdulillah kita sudah jauh lebih baik. Semua sudah berbasis peta dan data,” pungkasnya.

Sumber : KBE

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Misi Susi Pudjiastuti ‘Tenggelamkan’ Pinjol di Jawa Barat

BANDUNG - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB resmi menunjuk eks Menteri...

Cawe-cawe Pengelolaan Limbah Industri, Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejaksaan

KARAWANG - Diduga melakukan cawe-cawe pengelolaan limbah ekonomis di PT. Multi Indo Mandiri (PT. MIM), Saepul Azis - Kepala Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten...

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

Jadi Broker Proyek, Lippo Diperiksa Polda Metro Jaya

JAKARTA - Polda Metro Jaya memeriksa anggota kepolisian aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias Lippo, terkait dugaan keterlibatan sebagai broker proyek pengadaan...

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan