Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Instagram Pribadi Ridwan Kamil Diretas

Akun Instagram resmi mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, @ridwankamil, diduga diretas.

Pantauan detikJabar pada Jumat (11/4/2025), akun itu menayangkan sebuah gambar berlatar hitam dengan dua baris pesan.

‘Eng ing eng kami kembali kawan …
Ridwan Kamil Tanggung Jawab Jangan Lari …”

Tayangan itu diunggah pada Jumat, sekitar pukul 18.58 WIB. Hingga pukul 20.32 WIB, itu menuai 14 ribu komentar.

Tak berselang lama, muncul tayangan kedua yang bertuliskan ‘Selamat bermimpi buruk ini hanya permulaan dari kami’. Pun tayangan tersebut menuai lebih dari 13 ribu komentar dalam waktu pantau yang sama.

Berita Lainnya  Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN, Desak Pemberantasan Mafia Tanah

Respons Ridwan Kamil
Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil membuat pernyataan resmi terkait peretasan akunnya tersebut.

“Per jam 19.20 WIB akun IG saya @ridwankamil tidak bisa saya akses. Saya tidak memposting apapun hari ini. Sehingga saya simpulkan bahwa benar akun saya sedang diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ridwan Kamil dalam keterangan resmi yang diterima detikJabar.

Ia pun telah melaporkan kepada pihak Meta, agar akun dengan jumlah pengikut 21,5 juta itu bisa dipulihkan kembali. Suami dari anggota DPR RI Atalia Praratya itu pun menekankan tak bertanggung jawab atas segala apa pun yang muncul dari akun tersebut, hingga ada konfirmasi resmi dari Meta.

Berita Lainnya  Arif Dianto: "MBG dan KDKMP Harus Terukur, Jangan Menutup Ruang Kritik Rakyat

“Untuk sementara waktu, saya tidak bertanggung jawab atas segala unggahan, komentar, maupun aktivitas yang muncul dari akun tersebut sampai ada konfirmasi resmi dari pihak Meta bahwa kendali telah kembali kepada saya dan tim,” katanya.

Pria yang akrab disapa RK itu pun mengingatkan akan pentingnya menjaga keamanan digital dan perlindungan terhadap identitas daring.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, serta titip pesan soal kewaspadaan terhadap informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya,” ujarnya.

Berita Lainnya  PERADI Kritik Keras Barrier Gate di Mapolresta Karawang : "Bikin Ribet Masyarakat yang Berkunjung"

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan