Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Ratusan Kurir Lazada Sambangi Disnaker, Adukan Perusahaan Tak Pernah Beri THR

Ratusan kurir online PT Lastana Express Logistik yang berafiliasi dengan platform aplikasi Lazada menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Selasa (18/3/2025).

Mereka menuntut perusahaan segera membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tahun 2025.

Selain berunjuk rasa, para kurir juga melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Astrianto, koordinator aksi, menegaskan bahwa para kurir telah bekerja dengan penuh dedikasi dan berharap perusahaan menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan THR.

Berita Lainnya  LBH Cakra Indonesia Tuding Ratusan Proyek RKB 'Acak-acakan', Kadisdikbud Janji Evaluasi Tambah Konsultan

“Kami selalu bekerja totalitas untuk perusahaan ini. Sebelumnya, kami tidak menuntut THR karena pendapatan masih mencukupi. Namun, kondisi sekarang berbeda, dan kami berharap hak kami diperhatikan agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan bahagia,” ujar Astrianto.

Menanggapi aksi ini, Kepala Disnakertrans Karawang, Hj. Rosmalia Dewi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi para kurir dan akan segera melakukan langkah mediasi.

Kami akan segera menggelar pertemuan dengan semua pihak, termasuk memanggil perusahaan, agar bisa menemukan solusi terbaik bagi karyawan dan manajemen,” kata Rosmalia.

Berita Lainnya  Tangis Haru Warga Dapat Hadiah Paket Umroh Gratis dari Sanema Tour Warnai Peringatan HSN di Karawang

Ia juga menekankan bahwa meskipun regulasi mengenai THR bagi kurir online belum jelas, perusahaan seharusnya menunjukkan kepedulian terhadap pekerjanya.

“Pekerjaan sebagai kurir sangat berat, dan perhatian dari perusahaan berupa THR bisa menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mereka,” pungkasnya.

Aksi mogok kerja ini dikhawatirkan berdampak pada operasional pengiriman barang Lazada di wilayah Karawang dan sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Lastana Express Logistik. (Pojoksatu)

Berita Lainnya  GCI Soroti Dugaan Pengaturan Proyek Pokir di Dinas Pertanian Karawang
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan