Sabtu, September 19, 2026
spot_img

Om Zein – Sosok Bupati Purwakarta Jelma’an Dedi Mulyadi Pisan…

Khususnya di Jawa Barat, siapa yang tidak mengenal sosok Saepul Bahri Binzein – Bupati Purwakarta Periode 2025-2030 yang lebih akrab disapa Om Zein.

Lahir 14 Agustus 1972, Om Zein sering disebut-sebut sebagai pemimpin atau Bupati Purwakarta ‘Jelma’an Kang Dedi Mulyadi Pisan’.

‘Gercep’ dan turun langsung ke masyarakat, setiap yang dilakukan Om Zein dalam mengatasi problem pembangunan di Purwakarta ia lakukan dengan cara turun langsung mendengar keluhan masyarakat.

Nyunda dan berehan, itulah sosok Om Zein yang dimana karakter kepemimpinannya tidak jauh dari Kang Dedi Mulyadi.

Dilansir dari Lensapurwakarta.com, siapa sangka, dua sosok ini sejatinya adalah sahabat sedari muda. Keduanya, adalah Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Saepul Bahri BinZein atau Om Zein.

 

Kedua sosok ini, kini tengah hangat diperbincangkan publik, baik itu kancah nasional, regional maupun lokalam daerah. Pasalnya, kedua sosok ini sama-sama menjadi pemenang sementara pilihan warga Jawa Barat dan Kabupaten Purwakarta.

 

Ada yang menarik dari keduanya. Karena, KDM maupun Om Zein bukan hanya sekarang dipertemukan. Melainkan, sejak lama mereka adalah sahabat.

Kisah persahabatan KDM dan Om Zein, bukan rahasia publik lagi. Di setiap waktu dan kempatan, keduanya sering memposting foto maupun video melalui akun media sosial masing-masing.

 

Berikut kisah persahabatan yang manis di antara kedua, berdasarkan penuturan sahabat lainnya, yakni Purwanto yang merupakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta.

Berita Lainnya  Pendaki Semeru Hilang, Ketika Aturan Keselamatan Diabaikan, Siapa yang Harus Bertanggungjawab?

 

Menurut Purwanto, awal mula persahabatan mereka terukir sejak tahun 1993 yang lalu. Saat itu, tiga serangkai ini dipertemukan melalui kegiatan pelatihan kader 1 HMI.

 

Adapun acaranya di Gedung PMI Kabupaten Purwakarta. Di antara ketiga sahabat ini, usia yang paling muda adalah Kadisdik Purwanto. Pasalnya, KDM merupakan kelahiran 1971, Om Zein kelahiran 1972 dan Puwanto kelahiran 1974.

 

“Kami dipertemukan melalui pelatihan kader HMI. Saat itu Om Zein merupakan Ketua Senat dari STAI Subang dan dia mahasiswa yang pintar dan kritis. Adapun Kang Dedi adalah senior kita di HMI,” ujar pria yang akrab disapa Ipung ini.

 

Sejak saat itu, persahabatan terukir indah. Suka dan duka dijalani bersama. Dan sejak usia muda, ketiganya berkomitmen untuk terus berjuang menuju perubahan ke arah yang lebih baik.

 

Bahkan, lanjut Ipung, tanda-tanda kepemimpinan dari sosok Kang Dedi dan Om Zein sudah sangat terlihat saat masih menjadi mahasiswa.

 

“Banyak mimpi yang kita bicara di masa lalu. Alhamdulillah, mimpi-mimpi itu satu per satu terwujud,” ujar Ipung.

 

Persahabatan KMD, Om Zein dan dirinya saat ini sudah berjalan 31 tahun. Bukan waktu yang pendek, namun sangat panjang. Namun, persahabatan ini tak lekang dimakan usia.

“Persahabatan kami sangat sehat, suka dan duka dijalani bersama. Tetapi, kami tetap setia bersama,” ujarnya.

Berita Lainnya  Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

 

Ipung menyeritakan, dari sekian panjangnya perjalanan persahabatan ini, ada hal yang paling diingat sampai saat ini.

 

Yakni, ketika mereka ada acara ke Lampung, lantas menyebrang melalui pelabuhan. Saat itu, Kang Dedi dan Om Zein ingin berkeliling pelabuhan.

 

“Kemudian, saya mengalami kejadian yang tak terduga ada masalah dengan perut, makanya saya memohon izin ke Kang Dedi untuk turun mencari toilet,” ujarnya.

 

Saat itu, juga dengan tegasnya Kang Dedi menyuruh Ipung untuk turun ditengah jalan. Kemudian, Kang Dedi dan Om Zein melanjutkan perjalanan keliling pelabuhan.

 

“Saya ditinggalkan dan dibiarkan sendiri di toilet. Saat itu belum ada alat komunikasi secanggih sekarang, jadi saya sendirian mereka entah kemana. Itulah bentuk ketegasan Kang Dedi terhadap apapun,” ujarnya sambil terkekeh.

 

Kini, sahabat tersebut telah mencapi sukses di karir masing-masing. Kang Dedi, konsisten di jalur politiknya. Dan kini, Kang Dedi Mulyadi menjadi pemenang di Pilgub Jabar 2024.

Adapun Om Zein, karirnya melesat di jalur usaha. Serta kini, terjun ke dunia politik dan sukses menjadi pemenang di Pilkada Purwakarta 2024.

 

Sedangkan Purwanto, meniti karir di dunia pendidikan. Dan kini, menjadi salah satu birokrat yang diperhitungkan dilingkup Pemkab Purwakarta, karena menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan.

 

Dua sahabat ini, yakni Kang Dedi Mulyadi dan Om Zein berangkat dari aktivitas mahasiswa yang cerdas dan kritis, kini sama-sama menjadi kepala daerah terpilih di Pilkada serentak 2024.

Berita Lainnya  Pendaki Semeru Hilang, Ketika Aturan Keselamatan Diabaikan, Siapa yang Harus Bertanggungjawab?

 

Dukungan Kang Dedi untuk Om Zein ataupun sebaliknya, sangat terlihat jelas. Terutama, saat menjelang pencoblosan Pilkada serentak dan pascapencoblosan.

 

Keduanya saling memberi support, ketika KDM mendaftar ke KPU Jabar, Om Zein dengan setia turut mengantar. Pun sebaliknya, saat Om Zein mendaftar ke KPU Purwakarta, KDM datang memberikan semangat.

 

Bahkan, melalui akun Instagram milik KDM, menuliskan selamat berjuang sahabatku, yang ditujukan khusus untuk Om Zein.

 

Bagi Om Zein, KDM bukan hanya sebagai sahabat. Melainkan, sosok yang sangat penting dalam fase kehidupannya, terutama di jalur politik.

 

“Kang Dedi adalah kakak, guru, sahabat dan lainnya. Bahkan, saya sangat ikhlas disebut sebagai boneka Kang Dedi yang merupakan sosok yang dicintai rakyatnya,” ujar Om Zein.

 

Kini, kedua sahabat ini keluar sebagai pemenang sementara di Pilkada serentak 2024. Kang Dedi Mulyadi menjadi pemenang di Pilgub Jabar dan Om Zein menjadi pemenang di Pibup Purwakarta.

 

Selamat buat Kang Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat dan Om Zein sebagai Bupati Purwakarta.  Semoga Purwakarta dan Jawa Barat semakin istimewa. ***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Geram dan Sindir Pakar : “Saking Pintarnya Jadi Goblok…!”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras kepada pihak yang disebutnya sebagai "pakar", ketika menyampaikan pidato dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional...

Prabowo : “Biaya Pendidikan Sekolah Negeri hingga Universitas Harus Gratis”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan...

Nekat Tanam Ganja di Rumah, ASN di Bandung Diciduk Polisi

BANDUNG - Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berinisial AS (49) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung setelah diduga...

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta klarifikasi terkait pemberian gift atau saweran saat...

Hukum

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan