Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Pernyataan ‘Menyesatkan’, Kantor Hukum Hotman Paris Didemo

JAKARTA – Massa yang mengatasnamakan Aktivis Connection melakukan aksi demonstrasi di depan kantor firma hukum Hotman Paris & Partner, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (20/7/2026).

Massa menyingung pernyataan ‘menyesatkan’ Hotman Paris sebagai kuasa hukum tersangka korupsi eks Jampidsus, Febrie Ardiansyah. Yaitu dimana penetapan tersangka harus atas izin Presiden Prabowo.

Massa juga mengecam pernyataan Horman Paris yang dinilai melecehkan profesi wartawan yang menyebut ‘Lu punya otak gak sih’, saat konferensi pers usai pemeriksaan Febrie Ardiansyah oleh penyidik Kejagung beberapa hari lalu.

Berita Lainnya  Diduga Keracunan MBG, Ratusan Siswa TK hingga SD di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit

Kendati sebelumnya, Hotman Paris telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan organisasi wartawan lainnya, atas pernyataannya yang menjadi kontroversi.

​Kepala Unit Intelijen dan Keamanan (Kanit Intelkam) Polsek Kelapa Gading AKP Sugiyono yang memimpin langsung pengamanan di lapangan menyatakan bahwa jajarannya mengedepankan pendekatan pengamanan yang humanis dan persuasif guna memastikan aksi berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

​”Kami menerjunkan sebanyak 17 personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa ini. Fokus kami adalah memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi,” kata AKP Sugiyono, dilansir dari Antara.

Berita Lainnya  Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

Sugiyono menyebutkan ​aksi yang dimulai sekitar pukul 14.50 WIB tersebut melibatkan sekitar 100 orang massa di bawah pimpinan koordinator lapangan Maemun.

“Hingga massa membubarkan diri, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kelapa Gading terpantau aman dan kondusif,” kata Sugiyono.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan