Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Satu dari Tiga Pengamen Viral di Pondok Gede – Kota Bekasi Berhasil Dicokok Polisi

KOTA BEKASI – Satu dari tiga pengamen yang diduga melakukan pengrusakan dan pembakaran pagar rumah warga di kawasan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, akhirnya berhasil dicokok polisi.

Pelaku diketahui merupakan seorang pemuda berinisial AFH (20) yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penangkapan terhadap AFH dilakukan setelah aksinya terekam kamera CCTV yang kemudian rekamannya beredar luas di media sosial.

Kejadian pada Selasa (23/6/2026), sekitar pukul 16.30 WIB ini, kemudian Aan Sarifudin (31), pemilik rumah yang menjadi korban melaporkan kejadiannya ke pihak kepolisian.

Berita Lainnya  Polda Jabar Persilahkan Warga Tindak Begal, Asal Jangan Sampai Mati

Polisi langsung bergerak celat, Tim Opsnal Buser dipimpin Perwira Pengendali langsung melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), hingga menangkap satu orang terduga pelaku AFH.

Modus Kesal karena Tidak Mendapatkan Uang

“Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat jelas beberapa pengamen beraktivitas di depan pagar, di mana salah satu dari mereka menyulut kertas dengan api lalu menempelkannya ke lembaran fiber pagar hingga menyebabkan kerusakan akibat terbakar,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Suparyono, Kamis (25/6/2026).

Berita Lainnya  Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

Meskipun dalam rekaman CCTV tersebut korban mengaku sedang tidak ada di rumah saat kejadian, tetapi pihak kepolisian menduga jika pelaku melakukan aksinya karena kesal tidak mendapatkan uang saat mengamen.

Dan saat ini AFH telah dibawa ke Polsek Pondok Gede untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan