Minggu, September 27, 2026
Google search engine

Pemkot Bekasi akan Tanggung Biaya Pendidikan Anak Korban Tewas Kecelakaan Mobil MBG

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan menanggung biaya pendidikan anak korban tewas kecelakaan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bekasi Timur.

Kepastian itu diucapkan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis (14/5/2026).

“Anak korban juga akan menjadi perhatian kami (Pemkot Bekasi), kami siap membantu pembiayaan pendidikannya,” kata Tri dikutip dalam keterangannya, Kamis (14/5/2025).

Selain itu, Tri juga memastikan seluruh kebutuhan pengobatan dua korban yang selamat ditangani secara maksimal dan mendapat jaminan pembiayaan, baik melalui program BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.

“Saya ingin mengucapkan belasungkawa karena kecelakaan kemarin itu, satu orang meninggal tukang tahu crispy, tentu saya merasa empati, prihatin. Tetap semangat buat keluarga, harus sabar, ikhlas, dan dua orang korban lainnya luka kini,” jelasnya.

Berita Lainnya  Rusak Gerobak Pedagang Cilok, Gerombolan Anak Punk Dihajar Warga yang Geram

Tri menuturkan, terkait dua korban selamat, yakni seorang kenek, dan pedagang ayam goreng. Terkhusus pedagang ayam goreng, akan menjalani tindakan medis lebih lanjut.

“Dua korban lainnya yaitu kenek dan pedagang chicken, yakni ibu-ibu, dia ada bagian tubuh yang patah. Hari ini saya memastikan korban yang dirawat itu semua tercover. Pemerintah hadir baik yang BPJS ketenagakerjaan maupun yang menggunakan kesehatan,” tuturnya.

Tri menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan pihak Rumah Sakit (RS) Siloam Sentosa Bekasi Timur agar pelayanan medis kepada korban dapat diberikan secara optimal hingga pulih.

Berita Lainnya  Sudah 10 Hari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan

“Saya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang terbaik supaya korban pulih kembali,” ucapnya.

Tri menegaskan, peristiwa kecelakaan tersebut disebut menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk memperluas perlindungan sosial bagi para pekerja informal.

Terkhusus mereka yang memiliki risiko tinggi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima memiliki kerentanan terhadap berbagai risiko kecelakaan, namun belum semuanya terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Saya kira ini jadi satu motivasi buat Pemerintah Kota Bekasi untuk bisa memberikan lebih banyak lagi asuransi pekerja informal yang memiliki kerentanan dengan keselamatan,” tegasnya.

Sebagai informasi, kecelakaan mobil SPPG terjadi di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Rabu (13/5/2026).

Berita Lainnya  Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak

Akibat kejadian itu, tiga orang menjadi korban, dan satu meninggal dunia.

Satu orang meninggal dunia bernama Sanoeri (41) yang merupakan pedagang tahu crispy dan otak-otak.

Sementara inisial dua korban selamat namun luka-luka adalah seorang perempuan pedagang ayam goreng, NA (33) dan kenet mobil, PDW (53). (M37)

Sumber : TribunNews
Ket foto : Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menjenguk korban kecelakaan mobil berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Rumah Sakit Siloam Sentosa Bekasi Timur. Rabu (13/5/2026).

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan