Minggu, September 27, 2026
Google search engine

Soal Inisiasi TPU Tanpa Diskriminasi, Pontas: ‘Kita Kawal, Jangan Sampai Hanya Omon-omon’

KARAWANG – Rencana inisiasi DPRD Karawang yang akan membuat Tempat Pemakaman Umum (TPU) tanpa diskriminasi yang berlandaskan Perda Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pemakaman, direspon umat kristiani.

Ketua Paguyuban Batak Perumnas, Pontas Hutahaen, SH mengatakan, pihaknya akan mengawal program yang diinisiasi oleh Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES) tersebut.

Karena ditegaskan Pontas, jangan sampai inisiasi program ini hanya sekadar ‘menggembirakan’ umat kristiani di momentum Hari Kenaikan Isa Al-Masih semata.

“Tentu akan kita kawal terus. Jangan sampai pernyataan Ketua DPRD Karawang tersebut hanya sebatas omon-omon saja,” tutur Pontas Hutahaen, SH.

Disampaikan Pontas, selama ini umat kristiani di Karawang yang keberadaannya hanya 2% dari jumlah total penduduk, masih kesulitan mencari TPU ketika ada keluarga yang meninggal dunia. Karena ditegaskannya, tidak semua umat kristiani di Karawang mampu membayar TPU yang harganya sampai puluhan juta rupiah.

Berita Lainnya  IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

“Makanya, satu sisi kita menyambut positif inisiasi program dari ketua DPRD Karawang ini. Tapi sisi lain, tentu harus kita kawal. Karena selama ini kita ingin ada solusi, bukan hanya sekedar wacana,” tegasnya.

Diceritakan Pontas, pada kepemimpinan Karawang sebelumnya, ia mengaku sempat bersitegang dengan mantan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana. Yakni dimana saat itu, Pontas mengaku sempat akan membawa jenazah umat kristiani ke kantor Pemkab Karawang, karena alasan tidak ada TPU yang bisa digunakan untuk prosesi pemakaman.

“Kami umat kristiani sudah lama hidup di Karawang. Masa untuk persoalan pemakaman saja sulit. Padahal itu hak setiap warga negara dan menjadi kewajiban pemda untuk menyediakannya,” kata Pontas.

Berita Lainnya  Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

Ditegaskannya, hari ini regulasi Perda Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pemakaman sudah dibentuk. Sehingga menurutnya, tinggal bagaimana Pemkab Karawang merealisasikan regulasi tersebut dengan membuat TPU tanpa diskriminatif.

“Intinya, kami umat kristiani akan terus mengawal inisiasi program dari ketua DPRD Karawang ini. Kami minta legislatif dan eksekutif gerak cepat dalam merespon program ini,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, di dalam momentum peringatan Hari Kenaikan Isa Al-Masih, DPRD Kabupaten Karawang bakal menginisiasi adanya pengadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) tanpa diskriminatif.

Ide dan gagasan ini muncul ketika adanya aspirasi dari umat kristiani, Paguyuban Batak Perumnas yang masih kesulitan mencari TPU, ketika ada keluarganya yang meninggal dunia.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES) mengatakan, rencana program ini berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Karawang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pemakaman, yang seharusnya sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah.

“Kami akan tindaklanjuti berkomunikasi dengan pak bupati, sekda dan dinas terkait. Sehingga ke depan tidak ada lagi diskiriminasi pemakaman di Karawang,” tutur H. Endang Sodikin (HES), Kamis (14/5/2026).***

Ket foto : Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin – Ketua Paguyuban Batak Perumnas, Pontas Hutahaen, SH (kiri-kanan).

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan