Minggu, September 27, 2026
Google search engine

Guru SD Jadi Korban Tewas Kecelakaan Kereta, KDM Jadikan Anak Almarhum Nurlaela sebagai Anak Angkat

BEKASI – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM mendukung investigasi mendalam oleh pihak berwenang terkait insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

Ia mengaharapkan investigasi dilakukan dengan baik agar menjadi evaluasi bersama kedepannya terhadap layanan transportasi massal.

“Investigasi harus dilakukan dengan baik sehingga di Indonesia tidak boleh ada lagi kecelakaan kendaraan angkutan massal atau transportasi publik yang menyebabkan korban jiwa,” kata KDM saat mendatangi rumah duka Nurlaela (40) guru SD korban meninggal kecelakaan kereta di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi pada Selasa (28/4/2026).

KDM menegaskan, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dan ditangani bersama. Salah satunya ialah jalur perlintasan kereta api yang masih banyak jalur lintasan tidak resmi. Sehingga tidak dilengkapi palang pintu otomatis resmi.

Berita Lainnya  2 Bocah Kakak-Adik Meninggal Dunia Setelah Kamar Rumah Kebakaran, Benarkah karena Ledakan Charger Handphone?

“Kita semua harus secara bersama-sama untuk menyelesaikan membebaskan problem kecelakaan termasuk palang pintu yang tidak resmi, banyak perlintasan tidak resmi tidak menggunakan palang pintu keselamatan kereta api,” kata KDM.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM mendatangi rumah duka korban meninggal kecelakaan kereta bernama Nurlaela (40) di Kampung Ceger, RT 02/RW 02, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi pada Selasa (28/4/2026) sore.

Kedatangannya bersama pejabat Pemprov Jabar langsung diterima keluarga korban. KDM langsung berbincang dengan ibu dan ayah korban yang telah menunggu di depan rumahnya.

Kemudian, KDM masuk ke dalam rumahnya. Di dalam ia bertemu dengan suami dan anak korban Nurlaela. Kurang lebih 20 menit KDM menayakan cerita dari keluarga mengenai kejadian yang menimpa Nurlaela.

Berita Lainnya  Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

Tak lama itu, KDM mengungkap akan menjadikan anak Nurlaela sebagai anak angkatnya dan menjamin biaya untuk sekolahnya sampai kuliah.

Pada kesempatan itu, KDM menyampaikan belasungkawa dan memberikan uang santunan sebesar Rp 50 juta.

Kepada awak media, Dedi Mulyadi mendorong investigatif yang dilakukan pihak berwenang untuk mencari tahu penyebab kecelakaan tersebut.

“Saya dan atas nama pemerintah provinsi mengucapkan rasa duka kami. Kepada keluarga almarhuman Nurlaela dan juga korban lainnya baik yang meninggal, luka-luka yang masih dirawat maupun sudah pulang,” kata Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan kembali semua hal terkait kecelakaan harus diinvestigasi dengan baik, sehingga di Indonesia tidak boleh ada lagi kecelakaan kendaraan angkutan massal atau transportasi publik yang menyebabkan korban jiwa.

Berita Lainnya  5 Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

“Kita berkomitmen berikan bantuan alami luka-luka, masih dirawat maupun sudah meninggal dan ini bersama-sama karena ditangani BPJS, KAI, asuransi dan termasuk bapak presiden sudah turun,” kata dia.

Tangis haru menyelimuti pemakaman Nurlaela (30) warga Cikarang Timur Kabupaten Bekasi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di sekitar Stasiun Bekasi Timur.

Korban merupakan warga Kampung Ceger, RT 02/RW 02, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Jenazah dimakaman di pemakaman tak jauh dari rumah duka.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan