Kamis, November 5, 2026
Google search engine

2 Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Nyebur ke Got

KOTA BEKASI – Dua wanita menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang pria di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi. Usai kejadian, korban sempat mengejar pelaku hingga akhirnya pria tersebut tercebur ke dalam got.

Kasus ini viral setelah salahsatu korban melalui akun Thereads @fiaaaaaa_r mengunggah video saat mengejar pelaku dan menceritakan kronologinya.

Dalam unggahannya, korban menjelaskan bahwa peristiwa terjadi saat ia bersama temannya melintas di kawasan Jalan Boulevard Harapan Indah, tepatnya di jalur belakang menuju arah Taman Harapan Baru (THB).

Berita Lainnya  Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Usai Laga Persib Bandung vs Garudayaksa

Saat hendak memutar balik sepeda motor, pelaku tiba-tiba datang dan langsung meremas bagian tubuh keduanya. Aksi tersebut membuat korban terkejut dan panik.

“Ketika aku mau puter balik motor, tiba-tiba orang ini dateng langsung meremas bagian tubuh kami dan tentu saja kami berdua kaget banget,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (29/3).

Korban mengaku sempat berteriak meminta pertolongan, bahkan meneriaki pelaku sebagai maling. Namun, tidak ada warga sekitar yang memberikan bantuan. Korban kemudian berinisiatif mengejar pelaku hingga ke sekitar tempat tinggalnya. Namun, respons warga setempat justru membuat korban kecewa.

Berita Lainnya  Musda Golkar Karawang Digelar 1 November, Pertarungan Mulyono vs Azis

“Ketika saya coba mengejar sampai rumah pelaku tapi beberapa orang yang ada di tkp malah bilang ‘udah neng, dia mah udahh biasa begitu,” katanya.

Korban juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap warga yang dinilai seolah menormalisasi tindakan pelecehan tersebut, meskipun pelaku disebut-sebut memiliki gangguan kejiwaan.

“Bener-bener ga dikasih efek jera dan kami sebagai wanita bener-bener kecewa sama respon semua org yg ada di tkp, walaupun katanya pelaku ini agak ada gangguan jiwa tapi tetap saja knp warga sekitar malah menormalisasikan tindakan pelecehan yang katanya sudah sering terjadi,” tutupnya. (oke)

Berita Lainnya  Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

Sumber : radarbekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan